Kilas Balik

Strategi Jenderal (Purn) Hendropriyono Saat Pimpin Kopassus Menjebol Kepungan Komunis dari 4 Penjuru

Meski dikepung gerombolan komunis dari empat penjuru, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono berhasil membawa tim Kopassus yang dipimpinnya lolos

Strategi Jenderal (Purn) Hendropriyono Saat Pimpin Kopassus Menjebol Kepungan Komunis dari 4 Penjuru
Kolase Tribun Jambi dan Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono 

SURYA.co.id - Meski dikepung gerombolan komunis dari empat penjuru mata angin, Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono berhasil membawa tim Kopassus yang dipimpinnya keluar dari kepungan

Dilansir dari buku 'Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando', saat itu tim Kopassus yang dipimpin Hendropriyono memang tengah memburu kelompok komunis bernama Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) dan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku) sekitar tahun 1968-1974

Awalnya, Hendropriyono dan timnya memburu gerombolan komunis itu dengan menyusuri sebuah sungai kecil.

Serangan Kejutan Kopassus Bikin Pemberontak Kabur Dalam Hitungan Menit Meski Punya Senjata Modern

Jenderal TNI Benny Moerdani Nekat Terjunkan Kopassus Berkaus Oblong ke Timor Timur, ini Tugasnya

Kehebatan 150 Ekor Anjing Pelacak yang Jenderal (Purn) Hendropriyono Sebut untuk Amankan Aksi 22 Mei

Jenderal TNI A.M Hendropriyono
Jenderal TNI A.M Hendropriyono (Kolase militermeter.com dan Kompas/Yoga)

Namun tak disangka, Hendropriyono dan timnya malah diserbu saat beristirahat dan menyebabkan seorang prajurit Kopassus bernama Prada Rukiat tewas dengan tembakan di kepala.

Hendropriyono pun lebih gencar memburu kelompok komunis yang dipimpin Komandan Kompi 2 PGRKU, Then Bu Ket itu.

Saat tiba di kampung Aruk di daerah penyangga, ternyata semua penduduk berpihak kepada kelompok komunis.

Penduduk di sana tampak tak suka dengan kedatangan Hendropriyono beserta timnya.

Ilustrasi Kopassus
Ilustrasi Kopassus (Tribunnews.com)

Selain itu, situasinya juga terlalu berbahaya karena Hendropriyono dan timnya telah masuk dalam kepungan kelompok komunis

Hendropriyono lalu menghubungi Sintong Panjaitan selaku komandan Kopassus saat itu

Ia meminta helikopter untuk melakukan pengunduran, tapi hal itu ditolak oleh Sintong

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved