Berita Blitar

Pergi dari Rumah Tak Pamit, Pemuda Blitar Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tetangga

Pemuda Blitar diduga bunuh diri terjun ke dalam sumur milik tetangganya, Bejo Wanto.

Pergi dari Rumah Tak Pamit, Pemuda Blitar Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tetangga
samsul hadi/surya
Warga menggeletakan jenazah korban di kursi panjang setelah berhasil dievakuasi dari dalam sumur. 

SURYA.co.id | BLITAR - Andik Setya Putra (22), pemuda asal Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas di dalam sumur di desa setempat, Sabtu (18/5/2019) malam. Andik diduga bunuh diri terjun ke dalam sumur milik tetangganya, Bejo Wanto.

"Dugaannya korban bunuh diri terjun ke sumur, tapi kami masih menyelidikinya," kata Kapolsek Nglegok, AKP Agus Tri Susetyo, Minggu (19/5/2019).

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sehari sebelum ditemukan tewas atau Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 19.30 WIB, korban pergi keluar rumah tanpa pamitan keluarganya. Keluarga sempat mencari keberadaan korban tapi tidak ketemu.

Lalu, pada Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 21.30 WIB, tetangga korban, Hanuji, menemukan sepasang sandal yang tergeletak di pinggir sumur milik Bejo Wanto.

Hanuji curiga sandal itu milik korban. Hanuji memberitahukan temuan sandal itu ke ibu korban, Martim.

Sebab, sebelumnya, ibu korban juga meminta tolong ke Hanuji untuk ikut mencari keberadaan anaknya.

Ternyata benar, ibu korban menyatakan sandal yang ditemukan di pinggir sumur itu merupakan sandal anaknya.

Kemudian, Hanuji bersama warga lain Sutrisno mengecek kondisi di dalam sumur.

Mereka mengambil senter untuk menerangi dalam sumur. Hanuji dan Sutrisno melihat tubuh korban berada di dalam sumur.

Korban sudan dalam kondisi meninggal. Hanuji segera melaporkan kejadian itu ke warga lainnya dan Polsek Nglegok.

"Kami langsung ke lokasi. Malam itu juga, kami bersama warga mengevakuasi tubuh korban dari dalam sumur," ujar AKP Agus.

Agus mengatakan dari keterangan keluarganya, korban mengalami gangguan pikirannya.

Hal itu terjadi setelah korban mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar dua tahun lalu.

Keluarga juga menerima kejadian itu sebagai musibah.

"Keluarganya bilang kalau korban kurang sehat pikirannya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dua tahun lalu. Sehari sebelum ditemukan meninggal, korban pergi keluar rumah tanpa pamitan keluarga," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved