Berita Jombang

Diparkir di Rumah Teman, Vario Lenyap Digondol Pencuri, Pelaku Dibekuk Polisi saat Asyik Ngopi 

Motor Vario milik Yadi (45) warga Dusun Puri Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang, lenyap setelah diparkir di halaman rumah temannya.

Diparkir di Rumah Teman, Vario Lenyap Digondol Pencuri, Pelaku Dibekuk Polisi saat Asyik Ngopi 
surya.co.id/sutono
Tersangka pencuri motor, Budi Prasetyo. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Motor Vario milik Yadi (45) warga Dusun Puri Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang, lenyap setelah diparkir di halaman rumah temannya. Namun, polisi berhasil menangkap pelaku saat ia asyik ngopi.

Petugas Polres Jombang membekuk pelakunya, Budi Prasetyo alias Achmad Ghufron (18), warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, pencuri ditangkap Sabtu malam (18/9/2019). Pencurian sebenarnya dilakukan bersama temannya, berinisial AAA (24) warga Puri Kabupaten Mojokerto.

"Tapi yang terakhir ini masih menjadi DPO (daftar pencarian orang," kata Azi Pratas Guspitu, kepada Surya.co.id, Minggu (19/5/2019).

Kasus pencuria itu sendiri berawal saat Yadi berniat main ke rumah temanya bernama Hudi di Dusun Puri Desa Puri Semanding Kecamatan Pandaan.

Yadi berangkat mengendarai motor matic Honda Vario. Sebelum berangkat, Yadi menaruh ponsel miliknya di laci bawah jok motor.

Setiba di rumah Hudi, ia memarkir motor di halaman rumah. Dia lalu masuk ke rumah temannya tersebut.

Namun, saat korban akan pulang, motor sudah tidak ada di tempat dia memarkir. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Plandaan.

Menindak lanjuti laporan tesebut, polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku. Setelah memastikan keberadaan pelaku, polisi meringkus pelaku di warung kopi sekitar fly over Peterongan Jombang.

"Saat kami tangkap, dia sedang ngopi di warung tersebut,” tambah Azi Pratas. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku mencuri motor dengan cara merusak rumah kunci menggunakan kunci T.

"Dari tangan tersangka, kami menyita satu unit ponsel Samsung Galaxy Young 2 warna hitam yang dicuri tersangka dari korban,” terangnya.

Polisi kini terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap barang bukti lainya yang terkait dengan kasus ini, termasuk keberadaan motor milik korban.

Petugas masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih belum tertangkap.

"Terhadap pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkas Azi.

Penulis: Sutono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved