Piala Sudirman 2019

PIALA SUDIRMAN 2019, Keyakinan Greysia Polii dkk saat Lawan Inggris di Laga Perdana

Tim Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala Sudirman 2019 lawan Inggris di Guangxi Sports Center, Nanning China, Minggu (19/5/2019) besok

PIALA SUDIRMAN 2019, Keyakinan Greysia Polii dkk saat Lawan Inggris di Laga Perdana
Badminton Indonesia
Greysia Polii saat menjalani mencoba lapangan di Guangxi Sports Center, Naning China.Tim Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala Sudirman 2019 lawan Inggris, Minggu (19/5/2019) besok 

SURYA.co.id | NANNING - Tim Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala Sudirman 2019 lawan Inggris, Minggu (19/5/2019) besok. Indonesia bertekad meraih kemenangan perdana dalam ajang yang dijadwalkan digelar di Guangxi Sports Center, Nanning China.

Salah satu pemain Indonesia di Piala Sudirman 2019Greysia Polii mengaku punya keyakinan bisa memenangkan pertandingan pertama saat bertemu Inggris pada babak penyisihan Grup 1B.

"Semua tim datang ke sini pasti mau menang, tapi jangan lupa, kami juga mau menang. Kami tanggapi semua dengan sikap yang rendah hati tapi tetap mau fight, kasih yang terbaik. Kami tidak mau memikirkan apa kata lawan, kata penonton, kata orang-orang, lebih baik pikirkan apa yang mau kami katakan di lapangan nanti," jelas Greysia Polii dikutip SURYA,co.i dari laman resmi PBSI, Sabtu (18/5/2019).

Greysia Polii mengaku, semua tim punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini. Indonesia  datang dengan humble heart dan akan nikmati atmosfer pertandingan.

"Kami pastinya selalu ingin memenangkan Piala Sudirman, kami mau membawa semangat ini ke lapangan. Tapi kami tidak mau terlalu memikirkan tentang hal lain, kami hanya mau berpikir tentang pertandingan kami saja," ucap pasangan main Apriyani Rahayu di ganda putri ini.

Semangat Greysia Polii juga diamini Chef de Mission tim Indonesia, Achmad Budiharto. Ingdonesi rindu dan termotivasi bisa membawa pulang Piala Sudirman yang sudah tak singgah di Indonesia selama 30 tahun. 

Indonesia baru pertama kali merebut Piala Sudirman pada tahun 1989 di Jakarta.

"Indonesia datang ke Nanning sebagai unggulan ketiga dan ini patut disyukuri. Kami sangat respect dengan yang ada di grup kami yaitu Denmark dan Inggris. Kami tidak ingin mengalami peristiwa dua tahun lalu, itu menjadi mimpi buruk buat tim Indonesia," terang Achmad Budiharto.

Menurut Achmad Budiharto, kali ini tim Indonesia datang dengan kekuatan lebih siap. Dia berharap Hendra Setiawan dkk  bisa memuaskan harapan masyarakat Indonesia.

"Pressure terbesar adalah dari negara sendiri, itu yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan Indonesia dapat hasil yang lebih baik dari dua tahun yang lalu," harap Budiharto.

Pada Piala Sudirman 2017, Indonesia gagal melewati fase penyisihan grup setelah kalah agregat dari Denmark dan India.

Kali ini Indonesia kembali satu grup bersama Denmark. Jika melihat kekuatan per sektor, Indonesia punya peluang lebih besar untuk mengalahkan Denmark dan merebut posisi juara grup.

Indoenesia lebih dulu menghadapi Inggris pada Minggu (19/5/2019) besok, dan selanjutnya meladeni Denmark, Rabu (22/5/2019). 

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved