Berita Jember

Kesepakatan Bupati Jember dan Investor di Jember : Pakai Produk dan Tenaga Kerja Jember

Bupati Jember Faida mengharapkan investasi di Kabupaten Jember dapat bermanfaat secara maksimal bagi pemilik usaha dan masyarakat Jember.

Kesepakatan Bupati Jember dan Investor di Jember : Pakai Produk dan Tenaga Kerja Jember
Surabaya.Tribunnews.com/Sri Wahyunik
Bupati Jember Faida menyerahkan perizinan kepada penerima izin 

SURYA.co.id | JEMBER  - Bupati Jember Faida mengharapkan investasi di Kabupaten Jember dapat bermanfaat secara maksimal bagi pemilik usaha dan masyarakat Jember.

Hal ini ditegaskan Bupati Faida saat penyerahan sertifikat perizinan di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Sabtu (18/5/2019).

"Semoga berinvestasi di Jember bisa bermanfaat untuk warga Jember juga pelaku usaha, sehingga bisa menjadi solusi pembangunan di Jember dan Indonesia pada umumnya," ujar Bupati Faida.

Dia menambahkan ujung dari pembangunan adalah kesejahteraan masyarakat. Karenanya dalam setiap pemberian izin, ada kesepakatan tertulis antara bupati dan penerima izin untuk ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember.

Kesepakatan itu antara lain, penerima izin menggunakan produk lokal Jember dalam usahanya. Produk lokal itu antara lain bisa berbentuk, minuman dalam kemasan yang dikonsumsi di tempat usaha, makanan yang diproduksi warga Jember, juga memakai bahan bangunan yang diproduksi di Jember.

Jika pelaku usaha itu membangun empat usahanya dalam bentuk fisik di Jember, Bupati Faida meminta mereka memakai bahan bangunan yang diproduksi di Jember, seperti kapur, semen, pasir, juga
batu-bata.

Sedangkan untuk produk lokal, seperti air minum dalam kemasan (AMDK), di Kabupaten Jember ada sembilan perusahaan AMDK.

"Jadi air minumnya pakai produk lokal Jember, begitu juga makanannya sehingga bisa membantu pelaku UMKM di Jember," tegasnya.

Kesepakatan lainnya, pelaku usaha harus memberikan akses layanan yang ramah anak dan difabel. Setiap bangunan, lanjutnya, harus bisa diakses oleh difabel. Sedangkan untuk tenaga kerja, pelaku usaha harus memiliki formasi pekerjaan yang diisi oleh warga ber-KTP Kabupaten
Jember.

Masih dalam kesepakatan itu, perusahaan dalam menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR agar berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember supaya penerima manfaat tepat sasaran.

"Penyaluran dana ini juga bisa dicocokkan dengan program yang sedang diajalankan oleh pemerintah. Target-target pembangunan tidak bisa diselesaikan pemerintah saja, harus bersama bapak ibu juga," tegas Bupati Faida.

Di depan para penerima izin itu, Bupati Faida kembali mengungkapkan kunci sukses pembangunan suatu daerah, yakni pemerintah yang mau bekerja, swasta yang mau berinvestasi, dan masyarakat yang mau mendukung pembangunan.

Sertifikat perizinan yang diserahkan bupati meliputi empat izin lokasi, satu izin penggunaan dan pemanfaatan tanah (IPPT), dua izin pendirikan sekolah dasar, empat izin operasional klinik pratama rawat inap, dua izin penyelenggaraan klinik kecantikan, satu izin operasional Puskesmas, dan 58 izin mendirikan bangunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaen Jember M Syafi'i menambahkan, pihak-pihak yang mendirikan bangunan baik itu untuk bangunan permukiman dan perkantoran harus mengurusi perizinan.

"Apalagi sekarang perizinan mudah, khususnya untuk Surat Izin Usaha Perdagangan juga Nomor Induk Perusahaan yang dulunya membutuhkan waktu berbulan-bulan, kini satu jam selesai selama berkas
persyaratan lengkap," tegas Syafi'i.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved