Berita Lamongan

Hingga Batas Akhir BPIH, Dipastikan 7 Orang CJH Lamongan Gagal Berangkat

Ada tujuh CJH yang tidak bisa melunasi ongkos haji hingga batas akhir yang mestinya harus tuntas pada tahap dua Mei ini.

Hingga Batas Akhir BPIH, Dipastikan 7 Orang CJH Lamongan Gagal Berangkat
surya/nuraini faiq
Ilustrasi CJH di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Hingga batas akhir tahap dua Mei 2019, masih ada sejumlah calon jamaah haji Lamongan Jawa Timur yang belum melunasi BPIH.

Tercatat ada tujuh CJH yang tidak bisa melunasi ongkos haji hingga batas akhir yang mestinya harus tuntas pada tahap dua Mei ini.

Dipastikan tujuh CJH itu gagal berangkat musim haji tahun 2019.

Ada berbagai alasan tujuh CJH itu tidak bisa melunasi.

Dari masalah ekonomi, sakit dan ada yang karena meninggal.

Kasi Urusan Haji dan Umrah Kementerian Agama Lamongan, Muhammad Khoirul Anam kepada SURYA.co.id, Sabtu (18/05/2019) mengungkapkan, ada sebanyak tujuh orang CJH yang gagal berangkat tahun ini.

Masalahnya karena sampai batas akhir pelunasan belum bisa melunasi.

"Ada yang karena sakit, meninggal dan juga karena belum ada uang atau masalah ekonomi," katanya.

Data di Kemenag sebelumnya tercatat 127 CJH dari 1.689 CJH terancam gagal berangkat pada musim haji tahun ini karena tidak melunasi BPIH pada tahap satu pada pertengahan bulan April lalu.

Namun hingga batas akhir tahap dua Mei ini mengerucut tinggal 7 orang CJH

"Mereka dianggap menunda keberangkatan untuk tahun berikutnya," katanya.

Sementara BPIH-nya juga mengikuti ketentuan yang berlaku sebesar Rp 36.586.945.

Yang belum melunasi sebanyak 7 orang itu dialokasikan untuk CJH lansia dan CJH cadangan.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved