Siswa SMA di Lombok Tak Diluluskan Kepala Sekolah Karena Bela Teman, Fakta Miris Lainnya Terungkap

Aldi Irpan, seorang siswa SMA di Lombok harus rela tidak lulus lantaran membela teman yang mengalami pelemparan oleh kepala sekolahnya sendiri.

Siswa SMA di Lombok Tak Diluluskan Kepala Sekolah Karena Bela Teman, Fakta Miris Lainnya Terungkap
Grid.ID
Siswa SMA di Lombok Tak Diluluskan Kepala Sekolah Karena Bela Teman, Fakta Miris Lainnya Terungkap 

Video viral antara siswa dan guru ini pun mengundang kecaman dari para netizen. 

Dikutip dari TribunJateng.com, kejadian di video viral itu diduga berada di sebuah SMK di Yogjakarta.  

Video itu viral setelah diunggah sejumlah akun facebook maupun instagram seperti akun Putri Rizky.

Tampak di video, siswa tersebut menanyakan atau meminta ponselnya kepada pak guru.

Netizen memperkirakan ponsel itu disita karena melanggar aturan sekolah.

Cara bertanya murid ini terlihat tidak sopan, bergaya petinju membenturkan bahu dan tubuhnya berusaha mendorong guru.

Guru yang baru masuk kelas ini pun tidak tinggal diam, berusaha melawan dorongan tersebut.

Benturan fisik ini tak hanya sekali melainkan tiga kali.

Karena permintaannya tak dipenuhi, si murid mengambil tas milik gurunya yang ada di atas meja secara kasar.

Barang-barang lain yang berada di meja sampai jatuh berserakan.

Masih belum puas, dia mendekati gurunya lagi dan terus mencecarnya.

Siswa-siswa lain yang ada di dalam kelas justru bertepuk tangan dan bersorak sorai melihat kelakuan temannya.

Bahkan ada seorang siswa yang lantang berteriak "Open Fight". 

Unggahan akun Putri Rizqy enam jam lalu itu sudah dibagikan 2.300 kali hingga Kamis (21/2/2019) pukul 00.35.

Komentar dari netizen pun sudah mencapai 645 dengan lebih dari 126 tayangan.

"Seharusnya mahluk seperti ini dikasih hukuman biar yg lain pada jera. Itu guru lo woii dengkul monyet yaampun kurang ajar bgt manusia," tulis Putri Rizqy.

Tak urung sikap bebal para murid ini menuai kecaman netizen.

Cahaya Madinah: Anak kurang ngajar yg kya bgini,klw anak saya tak gampar,gk ada sopan santun nyah

Sigit Setiawan: miris dengan dunia pendidikan sekarang...

Assaahh Amor: Ga seperti dulu paling takut sama guru skrang pada ngelunjak

Ayah Rafcha: Anak jaman sekarang banyak yg gak tau etika

Leeman: Tidak menghargai sama sekali pd guru nya..miris...tolong d tindak lanjuti..yg nyorakin sama bodoh nya lagi...mirissss...

Masih belum diketahui tepatnya kapan dan di mana kasus ini terjadi.

Namun, beberapa netizen menyatakan pelecehan terhadap profesi pendidik ini terjadi di Kota Pelajar, yakni di sebuah SMK Negeri atau yang dulu bernama STM.

Identitas sekolah ini diperjelas oleh pemilik akun Agoez Duckgool Pras dalam chat dengan Tribunjateng.com.

Agus mengaku alumni sekolah tersebut dari Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) tahun 2012.

"Itu guru kami di Teknik Kendaraan Ringan (menyebutkan nama). Kalau kejadiannya kapan, saya kurang paham. Tapi memang di sekolah kami," jelasnya yang menyebut kabar ini juga sudah beredar di grup WA alumni.

Dia merasa geram terhadap sikap siswa itu yang bersikap tidak hormat kepada guru yang dia hormati.

Agoez berharap kasus ini diusut hingga tuntas dan ditindak tegas sehingga tidak terulang terus menerus di dunia pendidikan kita.

Harapan serupa juga diungkapkan netizen lain di kolom komentar video tersebut.

Antonius Arma Hermawan: Sering sekali kejadian ky gini, ujung2 nya disuruh damai jg. Kalo g ada ketegasan tambah lama tambah ngelunjak

Aprilian HY: Astagfirullah, kok mangkin banyak murid yg kurang ajar kepada guru... harus di tindak tegas

Sofiyan Rouf: Harusnya pihak sekolah hrs membuat persetujuan dngan orang tua jika anaknya bermasalah .siap dihukum dan harus tandatangan diatas metrai

Janar: Kelak di akhirat nanti kau akan mempertanggung jawabkan semua perbuatan mu di dunia

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved