Berita Surabaya

Keuntungan KBS yang Telah Miliki Izin Lembaga Kenservasi dari  Kementerian LHK 

Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) telah memiliki izin Lembaga Konservasi.

Keuntungan KBS yang Telah Miliki Izin Lembaga Kenservasi dari  Kementerian LHK 
surya.co.id/pipit maulidiyah
Dirjen Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wiratno dan Wali Kota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) telah memiliki izin Lembaga Konservasi.

Menurut Walikota Risma, keuntungan KBS yang telah memiliki Izin tersebut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) akan lebih fleksibel dalam mengelola, termasuk penggunaan anggaran.

Hal itu diungkapkan Walikota Risma sesusai menerima izin lembaga konservasi dari kementerima LHK di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jumat (17/5/2019).

Walikota menerima SK tersebut langsung dari Dirjen Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wiratno.

Menurut Wiratno penyerahan SK ini jadi momentum yang bersejarah karena KBS merupakan icon kota Surabaya.

"Bonbin (KBS) jadi salah satu bentuk lembaga konservasi yang ada unsur pendidikannya, jadi harus lebih bagus," kata Wiratno usai buka puasa.

Prototipe Bonbin ini satwanya hampir ada di seluruh Indonesia. Kita punya 27,14 juta hektar konservasi di seluruh Indonesia, hewan mulai gajah, harimau sumatra, badak jawa, orangutan, kecuali harimau jawa yang sekarang banyak dicari, segala macam jenis hewan, untuk daratan dan perairan jika dijadikan satu, peringkat nomor 1, Brazil kalah.

Wali Kota Risma, menyampaikan dengana adanya SK ini akan lebih mempermudah PD Satwa KBS mengatur dan mengelola satwa mereka dengan baik.

"Kalau kita sudah punya izin konservasi, PD Taman Satwa KBS lebih fleksibel dalam mengelola, baik menggunakan uang pembangunan, terutama untuk kesejahteraan satwa,"tandas Risma.

"Sebelumnya kita sempat agak takut, mau perbaikan kandang aja ada yang nakut-nakuti, nah sekarang adanya izin ini tidak ada alasan takut lagi untuk KBS melakukan perbaikan, perbaikan kandang," imbuhnya.

Risma mengaku saat ini PD Taman Satwa KBS memiliki banyak sekali satwa dilindungi Undang-Undang seperti Jalak Bali, Bekantan, Komodo. Bahkan Risma mengaku pemerintah Kalimantan, meminta Bekantan KBS.

"Padahal itu hewan asli Kalimantan. Insya Allah nanti kesejahteraan lebih baik, makanya tukar-menukar satwa boleh. Sebetulnya saya ingin Jerapa, Zebra, Singa, karena masih sendirian mau dicarikan pasangan," tambah Risma.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved