Pemilu 2019

Forum Umat Islam Jatim Minta DPRD Desak Pemerintah Selidiki Kematian Petugas Penyelenggara Pemilu

Forum Umat Islam Indonesia menuntut DPRD mendorong pemerintah ikut mengusut kematian ratusan petugas Pemilu 2019 selama gelaran pesta demokrasi

Forum Umat Islam Jatim Minta DPRD Desak Pemerintah Selidiki Kematian Petugas Penyelenggara Pemilu
Surabaya.Tribunnews.com/Bobby Contantine Koloway
Sebanyak 23 elemen organisasi massa yang menamakan diri sebagai Forum Umat Islam Indonesia mendatangi Gedung DPRD Jatim, Jumat (17/5/2019) dan diterima oleh Anggota DPRD Jatim, A Basuki Babussalam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 23 elemen organisasi massa yang menamakan diri sebagai Forum Umat Islam Indonesia menuntut DPRD mendorong pemerintah ikut mengusut kematian ratusan petugas Pemilu 2019  selama penyelenggaraan pesta demokrasi.

Tuntutan Forum Umat Islam Indonesia itu disampikan saat mendatangi Gedung DPRD Jatim, Jumat (17/5/2019).

"Kami berharap kepada DPR agar mendorong pemerintah untuk ikut mengusut tuntas penyebab kematian lebih dari 600 orang petugas pemilu lalu," kata salah satu perwakilan aksi ini, Indra Rouf di sela acara tersebut, Jumat (17/5/2019). 

Menurutnya, kematian para penyelenggara pemilu tersebut tak wajar.

"Sehingga, hal ini harus ada langkah pengusutan secara langsung dari pemerintah," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap kepada pemerintah untuk mengawal proses demokrasi secara adil dan transparan agar menghasilkan produk pemerintah sesuai dengan amanat konstitusi.

"Pemilu wajib menghasilkan pemimpin dari proses yang jujur dan adil," tegasnya.

Selain soal pemilu, ia juga mendesak pemerintah pusat untuk mengkaji ulang penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait proyek One Belt One Road (OBOR).

Bahkan elemen ini juga mendesak pemerintah untuk membatalkan kerjasama yang melibatkan pebisnis Indonesia dan China ini.

"Program MoU Terkait proyek OBOR di Indonesia harus dibatalkan. Sebab, hal ini akan melemahkan kedaulatan ekonomi dan politik RI," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved