Pemilu 2019

Anggap Banyak Suaranya Hilang di Dua Dapil ini, Gerindra Jatim bakal Gugat Hasil Pileg ke MK

Partai Gerindra akan membawa gugatan hasil pemilu untuk DPRD Jatim ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggap Banyak Suaranya Hilang di Dua Dapil ini, Gerindra Jatim bakal Gugat Hasil Pileg ke MK
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim, Anwar Sadad. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Gerindra akan membawa gugatan hasil pemilu untuk DPRD Jatim ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim menyebut ada dua daerah pemilihan (dapil) yang akan diperkarakan, yakni dapil Jatim 5 dan Jatim 8.

Dapil Jatim 5 meliputi Jember dan Lumajang sedangkan dapil Jatim 8 meliputi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

"Suara kami banyak yang hilang di dua dapil ini," kata Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (17/5/2019).

Sadad menyebut bahwa hilangnya suara tersebut mencapai ribuan surat suara.

"Di Jatim 5, kami kehilangan sekitar 3500 suara. Sedangkan di Jatim 8, kami kehilangan enam ribu suara," katanya.

Akibat hilangnya suara tersebut, kursi Gerindra pun berkurang dari proyeksi. Di Jatim 5, Gerindra hanya mendapat dua kursi dari tiga kursi yang diproyeksikan dapat diraih.

Sementara untuk Jatim 8, Gerindra gagal meraih satu pun kursi. Padahal di dapil Jatim 8, Gerindra mencalonkan beberapa caleg potensial. Di antaranya Tjujuk Sunario, Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim yang kini menjadi Wakil Ketua DPRD Jatim.

"Kami sedang mengumpulkan barang bukti hilangnya suara kami di dua dapil tersebut. Dalam waktu dekat, kami akan buat laporan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Sadad yang juga Anggota DPRD Jatim ini.

Dengan berkurangnya jumlah kursi dari proyeksi awal, Gerindra praktis tidak dapat memenuhi target untuk DPRD Jatim pada pemilu kali ini. Pada pemilu kali ini, Gerindra Jatim menargetkan dapat meraih 23 kursi DPRD Jatim.

Sayangnya, partai yang diketuai Prabowo Subianto ini baru mendapatkan 15 kursi berdasarkan hasil rekapitulasi suara dan menempatkannya di urutan ketiga peroleh kursi terbanyak DPRD Jatim di bawah PDI Perjuangan (27 kursi) dan PKB (25 kursi). "Beberapa dapil yang seharusnya memberikan banyak kursi ternyata tak sesuai ekspektasi," katanya.

Selain Jatim 5 dan Jatim 8, dapil Jatim 1 (Surabaya) dan Jatim 2 (Sidoarjo), serta Jatim 14 (Madura) pun tak sesuai ekspatasi. Seharusnya, masing-masing dapil tersebut dapat memberikan dua kursi. "Ternyata, hanya mendapat 1 Kursi di Dapil Jatim 1, Jatim 2, dan Jatim 14," katanya.

Padahal pada pemilu 2014 silam, dapil yang disebut oleh Sadad tersebut sukses mengunci dua kursi sehingga membuat partai berlambang kepala Rajawali ini dapat meraih 13 kursi DPRD Jatim dari 11 dapil. "Seharusnya, kalau yang dua kursi (di tiap dapil) dipertahankan, itu bisa menjadi modal untuk memenuhi target kami," katanya.

Dari sisi jumlah kursi Gerindra memang bertambah kali ini. Namun dari sisi persentase, jumlah mereka menurun mengingat adanya penambahan kursi DPRD Jatim dari 100 kursi menjadi 120 kursi DPRD Jatim. (bob)

Berikut daftar caleg Gerindra yang lolos untuk DPRD Jatim:
1. Hadi Dediansyah (Dapil Jatim 1)
2. Benjamin Kristianto (Dapil Jatim 2)
3. Anwar Sadad (Dapil Jatim 3)
4. Rohani Siswanto (Dapil Jatim 3)
5. Ahmad Hadinuddin (Dapil Jatim 4)
6. M Fawaid (Dapil Jatim 5)
7. Satib (Dapil Jatim 5)
8. Aufa Zhafiri (Dapil Jatim 6)
9. Ferdians Reza Alvisa (Dapil Jatim 7)
10. HM Noer Soetjipto (Dapil Jatim 9)
11. Hidayat (Dapil Jatim 10)
12. Imam Makruf (Dapil Jatim 11)
13. Budiono (Dapil Jatim 12)
14. Ahmad Firdaus Fibrianto (Dapil Jatim 13)
15. Abdul Halim (Dapil Jatim 14)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved