Pemilu 2019

Cerita Alila Bachsin, Adik Arumi Bachsin Usai Gagal Masuk DPRD Jatim Meski Dapat 50 Ribu Suara

Adik Arumi Bachsin, Alila Bachsin gagal melaju ke DPRD Jatim sebagai lwakil rakyat setelah maju sebagai calon legislatif PAN dari dapil 9 Jatim

Cerita Alila Bachsin, Adik Arumi Bachsin Usai Gagal Masuk DPRD Jatim Meski Dapat 50 Ribu Suara
Istimewa
Alila Bachsin, Caleg DPRD Jatim dari PAN untuk dapil 9 Jawa Timur 

SURYA.co.id | SURABAYA - Adik Arumi Bachsin, Alila Bachsin gagal melaju ke DPRD Provinsi Jawa Timur sebagai legislator DPRD Jatim setelah maju sebagai calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) dari dapil 9 Jawa Timur.

Alila Bachsin mendapatkan suara terbanyak kedua di partainya dengan perolehan suara hampir 50 ribu suara, namun gagal bisa lolos.

Kepada SURYA.co.id, Alila bercerita dan mengaku tidak kecewa berat atau merasa terpukul. Ia mengaku masih ingin tetap berkecimpung di dunia sosial politik namun ingin fokus sebagai peneliti.

"Kalau parliamentary threshold PAN secara nasional masuk tapi kalau Jatim nggak dapat. Sistemnya kan kayak domino, kalau geraknya caleg kota bagus maka bagus juga untuk suara provinsi, kalau provinsi bagus maka untuk RI bagus. Nah ini kemarin kayaknya yang kotanya kurang bersemangat kurang gas pol. Tapi memang PAN lagi goyah yah," kata Alila.

Awalnya Alila memang mengaku sempat pesimis. Bahkan sempat mengira tidak bakal memperoleh suara 10 ribu suara. Tapi diperhitungan terakhir suara yang diperloleh Alila ternyata justru diatas ekspektasi. Ia memperoleh suara sekitar 40 an ribu dan hampir 50 ribu suara.

"Sempet nggak nyangka dapat suara sebanyak itu, karena Alila nggak pakai money politics sama sekali, sistem kampanye yang aku lakukan bener-bener pintu ke pintu," kata anak nomor tiga dari lima bersaudara ini.

Perempuan muda berusia 23 ini mengaku memutuskan nyaleg akibat dorongan dari keluarga. Ia memutuskan untuk nyaleg dalam Pileg 2019 dengan membawa misi mengangkat suara PAN di Dapil 9. Ia termasuk caleg yang diunggulkan supaya PAN bisa pecah telor dan punya wakil dari Dapil 9.

Lantaran mendapat dorongan penuh dari keluarga, motivasi dari lingkungan anak muda yang juga mulai banyak nyaleg , maka Alila memutuskan untuk serius mencalonlan diri sebagai legislator DPR RI.

Meski berakhir gagal, namun ia mengaku sudah mempersiapkan sejumlah kemungkinan. Bukan hanya menang saja, tapi juga mempersiapkan untuk kalah. Terlebih sebagai seorang peneliti dunia sosial politik, Alila tahu dan sadar bahwa kondisi PAN saat ini sedang rentan.

"Aku nggak terlalu kecewa dengan hasil ini. Karena Alila belajar banyak banget selama delapan bulan kampanye," katanya.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved