Prostitusi Surabaya

Bisnis Esek-esek Dolly Tumbuh Lagi, Pria Hidung Belang Bisa Nikmati Kamar & PSK Rp 150.000 Per Jam

Meski kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak sudah ditutup beberapa tahun lalu, namun kini mulai tumbuh lagi bisnis esek-esek prostitusi.

Bisnis Esek-esek Dolly Tumbuh Lagi, Pria Hidung Belang Bisa Nikmati Kamar & PSK Rp 150.000 Per Jam
antara
Massa aksi yang tergabung dalam beberapa elemen masyarakat Surabaya melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (22/5/2014). Layanan Esek-esek di Dolly Tumbuh Lagi, Pemilik Warkop Sediakan Kamar & PSK Rp 150.000 Per Jam 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak sudah ditutup beberapa tahun lalu, namun kini mulai tumbuh lagi bisnis esek-esek prostitusi.

Ya, layanan bisnis esek-esek itu disediakan oleh seorang pemilik warung kopi ( warkop) dengan tarif perempuan seks komersial ( PSK) sebesar Rp 150.000 per jam.

Tak hanya menyediakan PSK, pemilik warkop juga menyediakan kamar yang ada di belakang warkop. Saat penggerebekan, petugas menemukan kondom, selimut, dan lotion yang digunakan untuk layanan bisnis esek-esek tersebut.

Kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak berada di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.

Lima tahun lalu, Wali Kota Tri Rismaharini resmi menutup aktivitas prostisusi yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara itu.

Sejak itu, Wali Kota Risma memulangkan para PSK ke kampung halamannya masing-masing dengan diberi bekal uang santunan.

Kawasan Dolly kini menjadi kawasan UMKM dan perdagangan. Di sana, tumbuh tempat-tempat usaha makanan, minuman, toko, serta UMKM.

Namun, setelah sekian lama berselang, ada oknum pemilik warkop yang menjajakan bisnis esek-esek terselubung.

Warkop ini ada di kawasan Putat Jaya Lebar. Alhasil warkop esek-esek tersebut digerebek Unit PPA Polrestabes Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, penggrebekan tersebut dilakukan di sebuah warung kopi yang menyediakan kamar serta PSK.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved