Berita Sidoarjo

Sejumlah Titik di Sidoarjo Masuk Jalur Tengkorak, Polisi Fokus terhadap 7 Jenis Pelanggaran ini

Sejumlah jalur di kawasan Sidoarjo masuk kategori rawan kecelakaan lintas terus yang disebut jalur tengkorak.

Sejumlah Titik di Sidoarjo Masuk Jalur Tengkorak, Polisi Fokus terhadap 7 Jenis Pelanggaran ini
surya.co.id/m taufik
Petugas Sat Lantas Polresta Sidoarjo semakin intens menindak pelanggar lalu lintas di jalur tengkorak atau jalaur black spot. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalur-jalur rawan tersebut. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sejumlah Jalur di kawasan Sidoarjo masuk kategori rawan kecelakaan lintas terus yang disebut jalur tengkorak. Polisi pun melakukan upaya untuk menekan angka kecelakaan ini dengan folus pada tujuh jenis pelanggaran lalu lintas.

Menurut Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar, penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas juga sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan.

Seperti diketahui, mayoritas kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas. "Kita tetap fokus menindak tegas tujuh pelanggaran utama. Seperti pengendara tanpa helm, kelengkapan kendaraan, melawan arus, melanggar marka, main ponsel saat berkendara, dan kebut-kebutan," urai Fahrian.

Sejumlah titik di Sidoarjo masuk dalam kategori black spot atau jalur tengkorak karena seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Diantaranya adalah jalan raya di Kletek, Taman, Krian, Balongbendo, Tarik, dan sekitarnya. "Jalur-jalur itu terus kita pantau secara intensif. Apalagi mendekati musim mudik lebaran seperti sekarang ini," sambung mantan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim tersebut.

Dari sejumlah jalur rawan itu, upaya penindakan tegas sedang terfokus di kawasan Krian. Semua kendaraan, utamanya pengendara roda dua, langsung ditilang ketika ketahuan melanggar lalu lintas.

"Kami jalankan program ini step by step. Sementara di Krian, dan terbukti angka kecelakaan sudah lumayan menurun. Selanjutnya kami bergeser ke Taman, Balongbendo, dan beberapa titik rawan lain," tukas Fahrian.

Secara keseluruhan, di jalur-jalur tengkorak itu perhatian petugas tertuju pada pengendara, kondisi jalan yang bergelombang, kepadatan arus, serta pelanggaran lalu lintas. Dengan penanganan intensif, diyakini angka kecelakaan pun bakal bisa ditekan.

Pada Ops Ketupat atau operasi pengamanan arus mudik lebaran nanti jalur-jalur black spot tersebut bakal menjadi perhatian serius petugas kepolisian.

Bakal ada pos-pos pengamanan ditempatkan di sejumlah titik. "Anggota juga akan kami sebar. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Utamanya antisipasi macet dan kecelakaan lalu lintas," tandasnya.
 

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved