Jangan Ucapkan Kalimat Biasa Ini Saat Bulan Ramadan di UEA Kalau Tak Mau Dipenjara 7 Tahun

Seorang pengacara memperingatkan warga setempat dan turis untuk lebih berhati-hati dalam berucap selama Ramadan di negara ini

Jangan Ucapkan Kalimat Biasa Ini Saat Bulan Ramadan di UEA Kalau Tak Mau Dipenjara 7 Tahun
myfavoriteplacenatgeo
Uni Emirat Arab (UEA) 

SURYA.co.id - Meski Uni Emirat Arab (UEA) berusaha membangun citra sebagai tujuan wisata yang populer dan sebagai negara penuh toleransi, negara itu juga kerap menuai kecaman dari kelompok-kelompok hak asasi manusia karena hukumnya yang keras.

Sangat jarang satu minggu berlalu di UEA, tanpa ada pemberitaan yang menyebutkan tentang penangkapan tak masuk akal ataupun yang bermotif politik.

Contoh terbaru, saat seorang pria asal Inggris yang ditahan hanya karena mengenakan seragam sepak bola Qatar, negara yang sedang diblokade oleh UEA bersama negara Teluk lainnya.

Atau seorang pria yang harus menjalani tiga bulan penjara akibat tidak sengaja menyentuh pria lain saat berada di bar.

Seperti yang dikutip dari artikel di Kompas.com dengan judul “Hati-hati, Ucapkan Kalimat Ini Saat Puasa di UEA Bisa Dipenjara 7 Tahun” UEA dikenal sebagai salah satu negara di jazirah Arab yang memberlakukan hukum yang tegas dan keras.

Sebagai salah satu negara Teluk dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, akan jamak ditemui warga UEA yang berpuasa selama bulan Ramadan.

Seorang pengacara Emirat memperingatkan warga setempat dan turis untuk lebih berhati-hati dalam berucap selama Ramadan di negara ini.

Hal itu lantaran ada satu kalimat ungkapan yang barang kali akan dianggap biasa di negara lain, tetapi di UEA bisa berakibat pada hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Dilansir The New Arab, yang mengutip dari surat kabar lokal Emarat al-Youm, mengucapkan kalimat "Jangan membuat saya batal puasa karena Anda" bisa berujung pada tuntutan karena dapat dianggap sebagai bentuk ancaman kriminal.

"Bagi sebagian orang, perubahan rutinitas sehari-hari saat berpuasa dapat membuat mereka lebih keras saat berhadapan dengan orang lain," kata Youssef al-Sharif, seorang pengacara Emirat.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved