Respons Hendropriyono Saat Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen Dituduh Makar, Ungkit Soal Sipil & Militer

AM Hendropriyono memberikan respons soal kasus tuduhan makar yang menjerat Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen

Respons Hendropriyono Saat Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen Dituduh Makar, Ungkit Soal Sipil & Militer
Kolase Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda dan Repro/KompasTV
AM Hendropriyono dan Kivlan Zen 

SURYA.co.id - AM Hendropriyono memberikan respons soal kasus tuduhan makar yang menjerat Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Kivlan Zen

Dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Saran Hendropriyono untuk Kivlan Zen', Hendropriyono menyinggung soal sipil dan militer saat ditanya soal kasus yang menimpa Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen itu

Hendropriyono menyebut meski ia dan Kivlan Zen sama-sama dibesarkan di kampus militer, ketika pensiun maka harus kembali menjadi masyarakat sipil.

"Kami kan dilahirkan, dibesarkan sama di kampus militer. Setelah pensiun semuanya harus menyesuaikan diri kepada induknya yaitu masyarakat sipil, masyarakat kebanyakan," kata Hendropriyono seusai buka puasa bersama di kediaman Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Jawaban Menohok Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Saat  Andi Arief Membongkar Bisnis Galang Massa

Jenderal TNI A.M Hendropriyono
Jenderal TNI A.M Hendropriyono (Kolase militermeter.com dan Kompas/Yoga)

Sementara terkait dugaan makar yang dialamatkan kepada Kivlan Zen, Hendropriyono enggan mengomentarinya terlalu dalam dan lebih menyerahkan persoalan kepada proses hukum yang berlalu.

"Jadi sesuai dengan hukum saja, kalau ada pelanggaran hukum ya harus konsekuen," paparnya.

Hendripriyono meyakini Kivlan Zen akan mematuhi hukum yang ada di Indonesia dan menjalani semua prosesnya.

"Saya rasa beliau juga akan menghormati hukum dan saya kira biarlah yang bicara hukum, karena kalo hukum bisu, kacau balau," ucapnya.

Seperti diketahui, Kivlan juga dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

Laporan terhadap Kivlan dilakukan oleh seorang wiraswasta bernama Jalaludin. Laporan tersebut telah diterima dengan nomor LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM tertanggal 7 Mei 2019.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved