Berita Mojokerto

Kronologi Pembunuhan & Mayat Dibakar di Mojokerto, Pelaku Ajak Korban Makan-makan dan Pesta Miras

Aparat kepolisian menguak kronologi sebelum mayat korban pembunuhan dibakar, pelaku mengajak korban makan-makan di resto dan pesta miras.

Kronologi Pembunuhan & Mayat Dibakar di Mojokerto, Pelaku Ajak Korban Makan-makan dan Pesta Miras
SURYA.co.id/FEBRIANTO RAMADANI
Sebelum Mayat Korban Dibakar, Pelaku Pembunuhan Ajak Korban Makan-makan dan Pesta Miras 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Aparat kepolisian menguak kronologi sebelum mayat korban pembunuhan dibakar, pelaku mengajak korban makan-makan di resto dan pesta miras.

Ada dua terduga pelaku pembakaran mayat korban pembunuhan di Mojokerto. Korban diajak pelaku bertemu di dua tempat pada Minggu (12/5/2019) pagi.

Dua tempat itu adalah Resto Mojonian dan di sebuah tumah milik terduga pelaku yang beralamat di Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Danny Setiono menyebutkan, pembunuhan dan pembakaran mayat terjadi di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin 13/5/2019) pagi.

Sebelum pembunuhan terjadi, korban pertama diajak ketemuan oleh dua terduga pelaku di Resto Mojonian pada Minggu Pagi (12/5/2019).

Kemudian, lanjut AKBP Sigit Danny Setiono, setelah mereka bertemu, pelaku mengajak korban ke sebuah rumah salah satu terduga pelaku lainnya untuk pesta minuman keras ( miras).

Alamat rumah terduga pelaku itu ada di Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Setelah mengajak korban melakukan pesta minuman keras di salah satu rumah terduga pelaku, korban dibekap oleh salah satu pelaku dengan bantal hingga korban tidak bisa bernafas," ujar AKBP Sigit Danny Setiono kepada tribunjatim di TKP Resto Mojonian, Selasa Siang, (14/5/2019).

"Setelah dibekap, korban dipukul menggunakan benda tumpul di muka." katanya.

"Untuk sementara motifnya adalah motif dendam antara istri korban yang sering dihina dan diperlakukan tidak hormat oleh istri pelaku" Imbuhnya.

Dari TKP pembunuhan di rumah pelaku dan TKP pembakaran mayat di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Polisi menemukan sejumlah barang bukti.

Di TKP Kecamatan Dawar Blandong, ditemukan bukti berupa pakaian jenazah dan kusen jendela untuk mengangkat mayat.

Sedangkan di TKP rumah salah satu terduga pelaku ditemukan benda yang digunakan untuk pesta minuman keras, bercak darah di sekitar lokasi dan tempat untuk mengambil kusen jendela.

Kendati demikian, AKBP Sigit Danny Setiono mengatakan, kasus ini masih perlu pendalaman untuk bahan rekonstruksi agar tahapan demi tahapan seperti awal hingga akhir terlihat lebih detail dan pasti.

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved