Liputan Khusus

Satu Tahun Bom Surabaya - 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Sempat Alami Guncangan Psikologis dan Sosial

Satu Tahun Bom Surabaya - Kemensos : Tujuh anak pelaku bom Surabaya sempat alami guncangan psikologis dan sosial

Satu Tahun Bom Surabaya - 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Sempat Alami Guncangan Psikologis dan Sosial
surya.co.id
Salah satu anak pelaku bom di Polrestabes Surabaya yang selamat. 

Bahkan pemikiran atau mindset mereka terhadap kebangsaan, misalnya Pancasila, sudah mulai membaik.
Selain itu, mindset terhadap aparat juga membaik.

“Mereka sudah membaur dengan teman-teman sebayanya. Tadinya kan mereka menyendiri, karena mereka lebih banyak berpikir tentang masuk surga dan lainnya seperti itu ya. Dan ada anak yang kecil itu juga selalu menangis, tapi sekarang sangat adaptif. Dan terutama itu membantu karena ada neneknya,” bebernya.

Kanya menjelaskan, memang ada beberapa anak yang juga selalu membayangkan teman-temannya sudah di surga.

“Tapi kita melakukan terapi psiko sosial yang diupayakan untuk mengubah mindset, feeling mereka sekaligus mengubah perilaku mereka sehingga bisa sejalan ketiga aspek itu,” terangnya.

Ditambahkannya, pihaknya bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk mengubah mindset negatif yang sudah mengakar pada diri anak tersebut.

Masih kata Kanya, diketahui mereka masih ada ikatan keluarga sepupu dari pelaku bom di Surabaya dan Sidoarjo.

Pelakunya adalah kakak beradik, ternyata itu yang di Sidoarjo masih keluarga, karena itulah neneknya cuma satu.

Pihaknya berupaya setiap kali menjadi bagian karena anak itu yang seharusnya dalam pengasuhan keluarga.

Sementara kalau dalam pengasuhan di luar kondisi seperti ini memang membutuhkan waktu lumayan lama karena itulah belum bisa dikembalikan ke lingkungannya.

“Pertama kasihan pada anaknya, kedua keluarga cuma ada neneknya dan ketiga komunitas lingkungannya belum siap. Di sini mereka sekolah yang difasilitasi Kemensos di lingkungan balai. Mereka sudah adaptif lebih baik,” pungkasnya. (Mohammad Romadoni/Danendra)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved