Berita Mojokerto

Polisi Bekuk 4 Pencuri yang Gondol Uang Rp 506 Juta di Brankas SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto

Polres Mojokerto, Jawa Timur, membekuk empat tersangka pencurian brankas SMK Negeri 1 Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin Siang (13/5/2019).

Polisi Bekuk 4 Pencuri yang Gondol Uang Rp 506 Juta di Brankas SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto
foto: febrianto ramadani
Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno (tengah) beserta jajaran reskrim dan humas polres kabupaten mojokerto menunjukkan barang bukti yang disita dari para¬† tersangka pencurian brankas SMKN 1 Pungging Mojokerto, Senin (13/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aparat Polres Mojokerto, Jawa Timur, membekuk empat tersangka pencurian brankas SMK Negeri 1 Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin Siang (13/5/2019).

Keempat tersangka yang terlibat pencurian brankas berinisial PU (28) asal Ngawi, IV (28) asal Denpasar, AL (37) asal Jakarta Timur, dan ER (21) asal Jakarta Utara itu ditangkap di Villa Penginapan Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan.

Kapolres Kabupaten Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno, menjelaskan, sebelum melakukan aksi pencuriannya, para pelaku survei di tempat kejadian.

Kemudian Kamis, Dinihari, (28/3/2019) para pelaku melancarkan aksinya dengan cara masuk ke dalam ruang bendahara sekolah dengan cara mencongkel teralis jendela dan mengambil uang di brankas dengan jumlah Rp 506.734.200.

"Tersangka secara bersama-sama masuk tanpa ijin ke dalam ruang penyimpanan brankas SMK Negeri 1 Pungging dengan cara melompat pagar samping sekolah. Selanjutnya, masuk ke dalam ruangan dengan cara melepas baut teralis jendela dan merusak brankas tempat penyimpanan uang menggunakan linggis dan obeng," Jelas AKBP Setyo Koes Heriyatno, Senin siang (13/5/2019).

Setelah merusak brankas, Lanjut Setyo, tersangka mengambil seluruh uang yang ada di brankas dan tersangka keluar dari jalan yang diambil semula.

Dari tangan tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya dua buah linggis, lima buah obeng, empat buah dompet milik tersangka, dan satu unit mobil  Daihatsu Sigra nomor polisi B 2480 TYD.

Atas kejahatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved