Asisten Pribadi Menpora Terima Uang Rp 400 Juta di Masjid Kemenpora dalam Kasus Korupsi KONI

Asisten pribadi Menteri Olahraga ( Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum diduga menerima uang sebesar Rp 400 juta dari khas KONI di Masjid Kemenpora.

Asisten Pribadi Menpora Terima Uang Rp 400 Juta di Masjid Kemenpora dalam Kasus Korupsi KONI
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Deputi IV Kemenpora Mulyana (kiri) menaiki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/12/2018) dini hari. KPK resmi menahan lima orang tersangka diantaranya Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy, dan Deputi IV Kemenpora Mulyana dengan barang bukti berupa uang senilai Rp7,318 Miliar terkait kasus korupsi pejabat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Asisten pribadi Menteri Olahraga ( Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum diduga menerima uang sebesar Rp 400 juta dari khas KONI di Masjid Kemenpora.

Asisten pribadi Menpora itu menerima uang sebesar itu di masjid KONI pada 2017 silam. 

Penerimaan uang sebesar itu diungkap oleh Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (13/5/2019).

Hal tersebut membuat Menpora Imam Nahrawi diduga pernah menerima aliran uang sebesar Rp 400 juta dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Berikut keterangan Mulyana :

Dikutip dari Tribunnews.com (grup SURYA.co.id), uang itu diberikan Bendahara Pengeluaran Pembantu Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Kemenpora periode 2017-2018 Supriyono kepada Miftahul Ulum selaku asisten pribadi Menpora, Imam Nahrawi.

"Jadi memang pada saat akhir tahun 2017 pak menteri bertanya ke saya, saya (menteri,-red) dapat honor gak? Honor tentang prima, kan dulu zaman prima, prima itu program Indonesia Emas," beber Mulyana.

Mulyana menegaskan, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menanyakan honor untuknya.

Karena pada waktu itu, Mulyana baru menjabat sebagai Deputi IV, maka dia menyerahkan kepada Chandra, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Supriyono.

Pada saat itu, Mulyana mengatakan sudah ada anggaran untuk diberikan kepada Menpora.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved