Berita Blitar

Izin Belum Keluar, Sejumlah Minimarket di Kota Blitar Sudah Beroperasi. Ini Peringatan Pemkot

Sejumlah minimarket berjejaring yang baru berdiri di Kota Blitar pada tahun ini rata-rata belum mengantongi izin, namun sudah beroperasi

Izin Belum Keluar, Sejumlah Minimarket di Kota Blitar Sudah Beroperasi. Ini Peringatan Pemkot
samsul hadi/surya
Salah satu minimarket berjejaring yang baru berdiri di Jl S Supriyadi, Kota Blitar. Tahun ini, sedikitnya ada 10 minimarket bejejaring yang baru berdiri di Kota Blitar 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah minimarket berjejaring yang baru berdiri di Kota Blitar pada tahun ini rata-rata belum mengantongi izin. Meski belum memiliki izin, saat ini sejumlah minimarket berjejaring itu sudah mulai beroperasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Suharyono, mengatakan sudah ada 10 minimarket berjejaring yang baru berdiri di Kota Blitar pada 2019 ini. Dia mengakui perizinan sejumlah minimarket itu sampai sekarang belum keluar masih dalam proses.

Sedangkan kondisi sejumlah minimarket yang baru berdiri itu sekarang sudah mulai beroperasi. Tetapi, Pemkot Blitar tidak bisa menindak sejumlah menimarket yang sudah beropersi meski belum mengantongi izin itu.

"Semua izinnya belum keluar masih dalam proses, tapi mereka sudah beroperasi. Kami juga tidak bisa menindak mereka," kata Suharyono, Minggu (12/5/2019).

Dikatakannya, sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, menyebutkan ada batas waktu selama enam bulan proses pengurusan izin untuk minimarket berjejaring.

Artinya, meski izin belum keluar, minimarket tetap boleh beroperasi sampai batas waktu pengurusan izin selesai.

"Kalau sudah enam bulan, tapi mereka tetap belum mengurus izin, baru ada tindakan dari kami," ujar Suharyono.

Perda baru itu juga yang mengatur kuota minimarket berjejaring di Kota Blitar.

Perda itu membatasi kuota minimarket berjejaring di Kota Blitar sebanyak 22 unit.

Padahal, sebelumnya, jumlah minimarket berjejaring di Kota Blitar maksimal hanya dua unit per kecamatan.

"Sampai sekarang total minimarket berjejaring ada 15 unit, yang 10 unit baru tahun ini, yang lima unit sudah lama," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan dewan tidak mempermasalahkan sejumlah minimarket berjejaring yang sudah beroperasi meski belum memiliki izin itu.

Menurutnya, sejumlah minimarket itu sebenarnya sudah mengajukan izin tapi masih dalam proses.

"Mereka sudah mengajukan izin, hanya saja masih proses. Mereka juga sudah memastikan izinnya diproses dan tidak muncul persoalan lagi, tinggal menunggu penetapan saja," tandas Totok.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved