Berita Surabaya

Cara Jitu dari Psikolog Ajak Anak Suka Baca Buku

Pentingnya mengenalkan buku sejak dini sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Cara Jitu dari Psikolog Ajak Anak Suka Baca Buku
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, Psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia (UI) sedang membacakan dongeng kepada dua anak-anak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Membaca buku menjadi salah satu aktivitas yang kian jarang jadi hobi anak-anak. Mereka lebih kenal dan dekat dengan game di ponsel bahkan sejak sebelum mengenal huruf.

Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, Psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia (UI) mengatakan, kebiasaan membaca buku bisa tumbuh karena kebiasaan dari orangtua. Bahkan sejak anak masih di dalam perut atau berbentuk janin.

Menurut Nina, panggilan akrabnya, kebiasaan membaca buku sebenarnya tidak perlu harus mengenal huruf terlebih dahulu.

"Yang kita sebut belajar baca itu sebenarnya bukan b-a ba, b-i bi dan b-u bu (mengenal huruf) tapi mengenal buku. Jadi anak tahu ada halaman depan, isi buku, dan tahu isi di dalamnya. Intinya anak menikmati proses membaca dan itu harus ada peran orangtua," jelas Nina.

Lantas bagaimana orangtua mengenalkan kebiasaan suka membaca buku? Nina melanjutkan, cara yang tepat adalah membacakannya atau mendongeng.

Sambil duduk di pangkuan ibu atau ayah, anak diajak membuka buku cerita bergambar. Ibu atau ayah membacakannya ala pendongeng, merubah mimik wajah suara, atau sambil menirukan gerak-gerik tokoh dalam buku cerita.

"Semua orangtua bisa mendongeng, tips mendongeng? Usahakan mimik wajah menggambarkan apa yang sedang dibacakan untuk anak, efek suara atau gerak-gerik tokoh cerita. Usahakan juga interaktif untuk melatih daya ingat, misalnya di tengah-tengah cerita menanyakan kembali tokoh yang sedang diceritakan. Karena semakin interaktif dan ekspresif, anak semakin senang," kata Nina menunjukkan cara jitu anak akhirnya ketagihan membaca buku.

Dengan cara yang menyenangkan, anak tidak akan merasa terpaksa saat membaca buku. Bahkan hal itu akan jadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka.

Kebiasaan membaca ini lanjut Nina bahkan bisa dilatih sejak anak masih di dalam perut atau janin. Ibu atau ayah bisa menceritakan cerita pendek dengan suara yang pelan dan jelas, dekat dengan perut ibu.

"Nah ketika dia sudah lahir, ulang cerita yang sama. Ini bisa jadi cara untuk menenangkan bayi," kata Nina.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved