Rumah Politik Jatim

Kronologi Caleg DPRD yang Ditahan Padahal Raih Suara Terbanyak di Dapil VIII Gresik

Kronologi Caleg Ditahan Padahal Raih Suara Terbanyak di Dapil VIII Gresik, Caleg itu bernama Mahmud dan berurusan dengan Polisi sejak 2018

Kronologi Caleg DPRD yang Ditahan Padahal Raih Suara Terbanyak di Dapil VIII Gresik
SURYA.co.id/Adrianus Adhi
Mahmud, Caleg yang ditahan padahal dapat suara terbanyak di Dapilnya 

SURYA.co.id | GresikSeorang calon legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem, Mahmud harus berurusan dengan hukum padahal dia memperoleh suara terbanyak pada Pemilu 2019.

Saat ini berkas kasus Mahmud bahkan harus sudah dilimpahkan dari Polda jatim ke Kejaksaan Negeri Gresik.

Dilansir SURYA.co.id dari artikel Tribunnews berjudul Raih Suara Terbanyak, Caleg Ini Justru Ditahan, Kasus Apa yang Menjeratnya? yang terbit 9 Mei 2019, disebutkan kalau Mahmud meraih suara terbanyak untuk DPRD Gresik dapil VIII, Manyar, Bungah dan Sidayu.

Dalam Dapil VIII itu, Mahmud memperoleh suara sebanyak 5.645.

Sementara, terbanyak kedua adalah Abdullah Syafi'i sebanyak 5.347.

Total perolehan seluruh caleg dan parpol sebanyak 13.496 suara.

Walau demikian, kondisi Mahmud berbanding. Mahmud kini ditahan di penjara.

VIDEO Detik-detik Lucinta Luna Teriak & Kepalkan Tangan di Depan Ria Ricis saat Diminta Pakai Gamis

Vanessa Angel Berurai Air Mata saat Video Call dengan Ayahnya, Doddy Sudrajat Jenguk Berikan Mukenah

Ahmad Dhani dan Manohara Odelia Pinot Gagal Melenggang ke Senayan, Segini Perolehan Suaranya

VIRAL Cewek Driver Taksi Online Grab Terima Order Antar Jenazah Dinihari, Bupati Garut Angkat Bicara

"Tersangka (Mahmud, red) langsung ditahan di rutan kelas IIB Gresik," tegas Humas Kejaksaan Negeri Gresik, R Bayu Probo Sutopo.

Probo Sutopo menambahkan kalau Mahmud ditahan sesaat setelah tim pidana umum menerima pelimpahan tahap dua dari Polda Jatim ke Kejaksaan Negeri Gresik.

Mahmud harus menjalani penahanan karena dilaporkan PT Bangun Sarana Baja (BSB) ke Polda Jatim pada Rabu 11 April 2018.

Halaman
123
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved