Berita Surabaya

Underpass Satelit Mayjend Sungkono akan Dipercantik dengan Dua Taman Dihias Jacaranda dan Tabebuya

DKRTH Surabaya akan membuat dua taman di Underpass Satelit Mayjend Sungkono.

Underpass Satelit Mayjend Sungkono akan Dipercantik dengan Dua Taman Dihias Jacaranda dan Tabebuya
surya/delya octovie
Satu di antara taman yang mengapit Underpass Satelit Mayjen Sungkono baru memasuki tahap persiapan lahan, Kamis (9/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bundaran yang sebelumnya dipenuhi pepohonan rimbun, kini dibabat habis akibat pembangunan proyek Underpass Satelit Mayjend Sungkono.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya pun ingin jika lahan yang dulunya disebut hutan kota ini, bisa digantikan dengan taman sebagai penghasil oksigen.

Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya, Rochim Yuliadi, mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam tahap persiapan pekerjaan pembuatan taman masif, yang akan dibangun mengapit Underpass Satelit.

"Ini masih persiapan lahan. Kami ingin membuat taman untuk mempercantik underpass. Kalau jalan saja kan kurang menarik. Ini sudah kami cicil di bagian atas underpass kami beri pot-pot warna-warni," tuturnya, Kamis (9/5/2019).

Rochim mengatakan, taman ini merupakan ganti dari hutan kota yang harus dipangkas karena adanya underpass.

"Ini gantinya hutan kota. Dulunya ini hutan kota, gelap, banyak pohonnya. Ada underpass dipangkas semua," imbuhnya.

Rencananya, taman ini tidak akan ditumbuhi rumput-rumput saja layaknya tol biasanya.

DKRTH ingin taman dihiasi bunga-bunga, pohon, rumput jepang dan semak berbunga.

Pohon yang dipilih di antaranya ada jacaranda dan tabebuya.

Kedua pohon tersebut diambil sebelum hutan kota dibabat, dan saat ini sedang dikarantina di Kebun Bibit.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved