Berita Kediri

Komunitas Bolo Ngopi Gelar Doa Untuk Budi Hartanto, Kenang 40 Hari Kematian Guru Honorer Kediri

Komunitas Bolo Ngopi di Kediri bakal menggelar aksi bersama Doa Untuk Budi di Taman Brantas

SURYA.co.id | KEDIRI - Sekitar 24 orang kelompok Komunitas Bolo Ngopi di Kediri bakal menggelar aksi bersama Doa Untuk Budi di Taman Brantas, Minggu (12/5/2019). Kegiatan kelompok komunitas ini sekaligus mengenang 40 hari kematian Budi Hartanto guru honorer Kediri yang tewas dengan cara keji tersebut.

"Almarhum Mas Budi sebelumnya juga tergabung dalam kelompok komunitas tari, sehingga kami telah saling mengenalnya," ungkap Juan, salah satu penggagas acara Doa Untuk Budi, Rabu (8/5/2019).

Dijelaskan Juan, acara ini terselenggara dari usulan anggota komunitas yang ada di Kediri. Acara doa bersama, sekaligus silaturahmi dan buka bersama kelompok komunitas Kediri.

"Acara kami mulai sekitar jam 16.00 WIB dilanjutkan dengan buka puasa bersama," jelasnya.

Malahan panitia berencana menggelar salat tarawih bersama di Taman Brantas.

Panitia juga akan mengisi acara dengan kegiatan lainnya.

"Kami masih memastikan apakah peralatan yang kami butuhkan bisa disiapkan," jelasnya.

Juan juga menepis pemberitaan negatif yang berkaitan dengan orientasi seksual almarhum.

Karena dari keterangan yang diterimanya, almarhum telah memiliki seorang kekasih wanita dan berencana menikah dalam waktu dekat.

Namun takdir berkata lain, almarhum menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Ajis Prakoso (23) dan Aris Sugianto (32).

Kepala dan tubuhnya dibuang di dua lokasi terpisah.

Diberitakan sebelumnya, Budi Hartanto, guru honorer dan pemilik Sanggar Tari CK Dance Home di Ruko GOR Jayabaya menjadi korban pembunuhan dan mutilasi.

Dua pelaku telah diamankan Tim Jatanras Polda Jatim yakni Ajis Prakoso dan Aris Sugianto.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved