Berita Surabaya

Berkat ini Kota Surabaya dan Walikota Risma Terima Penghargaan Kemenkumham

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Kota Surabaya, Selasa (7/5/2019).

Berkat ini Kota Surabaya dan Walikota Risma Terima Penghargaan Kemenkumham
foto: humas pemkot surabaya
Wali Kota Risma menerima penghargaan dari Kemenkumham, karena Dukung Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Indonesia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Kota Surabaya, Selasa (7/5/2019).

Penghargaan Kemenkumham ini berkaitan dengan prestasi kota Surabaya yang banyak berkontribusi dan mendukung pemerintah pusat, dalam perkembangan pengetahuan dan pemahaman Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur Kemenkumham, Susy Susilawati di Ruang Kerja Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Selain penghargaan untuk Kota Surabaya, Kemenkumham juga beri penghargaan khusus kepada Wali Kota Risma, karena menjadi inisiator pendirian pelayanan HKI pertama di Indonesia yang bertempat di mall pelayanan publik Siola.

Wali Kota Risma mengatakan selama ini memang menganggap sistem Hak Kekayaan Intelektual (HKI) jadi modal utama, bagi para pelaku usaha untuk dapat melebarkan sayap industri ke pangsa pasar global.

Hal ini selaras dengan konsentrasi Pemerintah Kota Surabaya dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Pahlawan Ekonomi (PE) dan Penjuang Muda (PM). Sehingga produk mereka mendapat perlindungan HKI.

“Kita memberikan perlindungan terutama kepada pencipta-pencipta itu dan supaya mereka punya legalitas. Sehingga kalau ada yang kemudian menyalahgunakan itu bisa ditindaklanjuti,” kata Wali Kota Risma, usai menerima penghargaan.

Wali Kota Risma tak ingin produk atau hasil karya warga Surabaya diklaim atau disalahgunakan oleh orang lain. Karena itulah Pemkot Surabaya membuka layanan perizinan HKI yang bertujuan untuk mendorong dan memfasilitasi para pelaku UMKM agar memiliki legalitas usaha.

“Mulai saya jadi wali kota itu kita ada bantuan itu, untuk hak paten dan merek gratis. Tapi memang kemarin saya lihat orang ndak care, ternyata ada salah satu startup kita itu diambil. Nah dari situ kemudian akhirnya saya buka (perizinan) di mall, akhirnya kita buka,” cerita Risma.

Wali Kota Risma mengaku, tahun 2018 sebanyak 150 UMKM di Surabaya yang mendapat bantuan perizinan HKI secara gratis. Dia memastikan jumlah tersebut akan terus bertambah seiiring dengan pengajuan dan kebutuhan para pelaku usaha.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved