Liputan Khusus

Alasan Andy Budiman Jatuh Hati dan Komitmen Tetap Berada di PSI

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman berkomitmen untuk tetap berada di PSI

Alasan Andy Budiman Jatuh Hati dan Komitmen Tetap Berada di PSI
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Andy Budiman (kiri)Mohamad dan Goenawan Moehammad dalam acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Surabaya, Sabtu (6/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andy Budiman berkomitmen untuk tetap berada di PSI dalam lima tahun kedepan.

Walaupun Andy Budiman mempunyai banyak kesempatan untuk mencari partai lain yang lebih besar dari PSI untuk memuluskan jalannya ke Senayan.

"Saya akan tetap bertahan di partai ini karena kami sudah komit akan maju lagi di 2024, saya merasa tidak ada tempat lain sebaik PSI dalam mengartikulasikan gagasan politik saya," kata Caleg DPR RI dari Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini.

Andy beralasan tetap jatuh hati ke PSI, karena merupakan satu-satunya partai yang bisa menjembatani keinginan Andy Budiman untuk mewujudkan pembaruan politik.

"Saat ini tidak ada alasan bagi saya untuk keluar, saya akan tetap ada di PSI dan akan bertarung kembali di Dapil Jatim I di tahun 2024," ucapnya.

Andy Budiman sebenarnya berpeluang besar untuk lolos ke parlemen jika mengacu perolehan suara PSI di Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.

Namun karena PSI tidak lolos Parliamentary Threshold (PT) 4 persen versi quick count, angka yang telah diraup oleh Andy Budiman tersebut sia-sia dan tidak bisa mengantarkannya ke Senayan.

Dari survei internal PSI, PSI mendapatkan 4.07 persen di Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo

"Jika di konversi menjadi 115 ribu suara," kata Andy.

Andy sendiri optimis, pihaknya menjadi penyumbang terbesar dalam perolehan suara di Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo tersebut.

"Setelah ini kami mulai bekerja  dan merencanakan apa yang kami akan kerjakan selama lima tahun kedepan," pungkasnya.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved