Berita Tuban

Ada Pasutri dan Hubungan Keluarga yang Maju di Pilkades Kabupaten Tuban

Ada juga calon kepala desa yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) atau bahkan calon yang masih punya hubungan keluarga.

Ada Pasutri dan Hubungan Keluarga yang Maju di Pilkades Kabupaten Tuban
surya/m taufik
Ilustrasi pilkades 

SURYA.co.id | TUBAN - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (Dispemas KB) Kabupaten Tuban mengakui, jika Pilkades yang akan dilaksanakan 10 Juli 2019 tak hanya diikuti lawan pada umumnya.

Namun ada juga calon kepala desa yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) atau bahkan calon yang masih punya hubungan keluarga.

"Ada memang pasutri yang maju di Pilkades, ada juga kakak adik atau yang masih hubungan keluarga," Kata Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Lembaga Pemerintahan Desa, Suhut kepada wartawan, Rabu (8/5/2019).

Menurutnya itu tidak masalah, karena tidak merupakan hal yang melanggar.

Justru yang tidak boleh itu bumbung kosong atau calon tunggal, makanya harus ada lawannya untuk memperebutkan kursi kepala desa.

"Tidak apa-apa, itu boleh tidak melanggar," terangnya menjelaskan.

Namun lebih jelas desa mana saja yang terdapat pasutri atau hubungan keluarga yang mencalonkan kepala desa, dia tidak mengetahui secara detail.

Tapi laporan itu ada dan diterima dari instansinya selaku yang membidangi hajat pemilihan kepala desa.

"Detailnya desa mana saya gak hafal, tapi ada kok," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun SURYA.co.id menyebutkan, pendaftar calon kepala desa yang merupakan pasutri yaitu di Desa Rawasan, Kecamatan Jenu, yaitu nomor urut 1 Hendro Hermawan, merupakan petahana dan nomor urut 2 Masrabatul Jannah.

Pada Pilkades serentak tahun ini, ada 273 Desa di Kabupaten Tuban yang akan melaksanakan hajat pemilihan kepala desa tersebut.

Foto bisa pakai ilustrasi Pilkades
 

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved