Berita Kediri

Sebanyak 642 Pecandu Narkoba Direhabilitasi BNN Kota Kediri Sejak 2015

Sejak 2015 tercatat sudah 642 pecandu narkoba yang telah direhabilitasi Badan Narkotika nasional (BNN) Kota Kediri.

Sebanyak 642 Pecandu Narkoba Direhabilitasi BNN Kota Kediri Sejak 2015
Surabaya.Tribunnews.com/Didik Mashudi
Kasi Rehabilitasi BNN Kota Kediri Duhia Rosyida memperlihatkan data pecandu narkoba yang telah direhabilitasi, Selasa (7/5/2019).   

SURYA.co.id | KEDIRI - Sejak 2015 tercatat sudah 642 pecandu narkoba yang telah direhabilitasi Badan Narkotika nasional (BNN) Kota Kediri. Para pecandu ini sebagian besar kecanduan pil dobel L, menyusul kemudian sabu-sabu dan ganja.

Kasi Rehabilitasi BNN Kota Kediri Duhia Rosyida menyebutkan, pecandu yang ditangani tidak hanya warga Kota Kediri tapi juga dari luar kota.

"Dari 642 pecandu yang datang ke BNN Kota Kediri hanya 198 pecandu tercatat warga Kota Kediri. Selama ini tidak ada pembatasan yang melapor harus warga Kota Kediri," jelas Duhia Rosyida, Selasa (7/5/2019).

Diungkapkan dari klien yang ditangani BNN Kota Kediri, penyalahgunaan narkoba tidak melulu dari kalangan atas. Seperti pecandu sabu-sabu setelah dilakukan penelitian dan pendalaman para pecandu mendapatkan sabu-sabu melalui dua cara.

Pertama, awalnya bertindak sebagai kurir narkoba, dengan menjadi kurir akan mendapatkan upah yang digunakan membeli narkoba. Sedangkan cara kedua dilakukan dengan "ngentit" (mengurangi takaran) narkoba.

"Disuruh beli satu gram yang dikasihkan hanya 0,8 gram. Sedangkan yang 0,2 gram dikonsumsi sendiri," jelasnya.

Dengan kedua cara itu semua lapisan dapat mengonsumsi narkoba utamanya jenis sabu-sabu. "Setelah kita dalami dan asesment ternyata melalui kedua cara itu para pecandu mendapatkan narkoba, yakni menjadi kurir dan ngentit narkoba," ungkapnya.

Sebagian besar pecandu narkoba yang ditangani berjenis kelamin pria sebanyak 451 dan wanita 191. Rentang usia pecandu 10 - 24 tahun 213, usia 25 - 39 tahun sebanyak 302, usia 40 - 54 tahun mencapai 119 dan usia diatas 55 tahun sebanyak 8 pecandu.

Pekerjaan para pecandu narkoba ada yang masih berstatus pelajar 47, mahasiswa 7, wiraswasta 401 dan tidak bekerja 187.

Diakui Duhia, ada tren terjadinya penurunan pecandu yang melapor ke BNN Kota Kediri. Malahan selama 2019 tercatat baru ada 4 orang yang melaporkan sebagai pecandu narkoba.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved