Panglima TNI Deteksi akan Ada Penyerangan Kantor KPU, Marsekal Hadi Tjahjanto Perintahkan ini

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendeteksi akan ada aksi ujuk rasa hingga penyerangan pada kantor-kantor KPU dan Bawaslu

Panglima TNI Deteksi akan Ada Penyerangan Kantor KPU, Marsekal Hadi Tjahjanto Perintahkan ini
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI/Kolonel Sus Taibur Rahman
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memimpin Apel Kesiapsiagaan PPRC TNI tahun 2019, bertempat di Taxi Way Skadron Udara 32 Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/5/2019). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendeteksi akan ada aksi ujuk rasa hingga penyerangan pada kantor-kantor penyelenggara Pemilu 2019, mulai Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Mereka terprovokasi dan pembentukan opini oleh pihak-pihak yang tidak menerima hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019.

Karena itu Panglima TNI menegaskan, pihaknya akan melaksanakann deteksi dini cegah dini, temu cepat, dan lapor cepat setiap ada perkembangan situasi.

DETIK-DETIK Polisi Cegat  Kivlan Zen di Bandara saat akan Pergi ke Luar Negeri, Diduga Makar

TNI bersama Polri juga melakukan patroli bersama di wilayah-wilayah yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.

"Terhadap hal-hal yang menonjol yang terjadi di wilayah. TNI juga terus melakukan patroli bersama Polri dalam rangka cipta kondisi wilayah," kata Hadi saat rapat kerja terkait evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2019 dengan Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2019).

Hasil Real Count KPU, 4 Menteri Jokowi Gagal Lolos ke Senayan, Puan Maharani Mulus

Gatot Nurmantyo Bongkar Bukti Kebohongan Rekaman Suara yang Catut Fotonya, Simpel Aja, Katanya

Balasan Menohok Menteri Susi Saat Dibilang Jabatannya Akan Ditenggelamkan, Cuma Tulis 2 Kata

Hasil REAL COUNT KPU Pilpres di MADURA - Skor Akhir 3:1 Duel Prabowo Vs Jokowi, Ini Hasil Lengkapnya

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, ada indikasi provokasi dan pembentukan opini oleh pihak-pihak yang tidak menerima hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019.

"Terdapat indikasi tidak menerima hasil penghitungan suara ke KPU dan provokasi serta upaya cipta opini melalui media sosial masih gencar," ujar Hadi.

Selain itu, lanjut Hadi, ada tudingan kecurangan dalam pelaksanaan pemungutan suara, proses penghitungan hingga penetapan hasil pemilu.

Hadi memprediksi, jika situasi tersebut terus berlangsung, maka akan memunculkan aksi unjuk rasa bahkan penyerangan terhadap kantor-kantor penyelenggara pemilu.

"Akibat dari keberatan tersebut dapat terjadi aksi untuk melaksanakan unjuk rasa atau bahkan penyerangan terhadap kantor-kantor penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu, yang sudah kami prediksi," kata dia.

Dalam rapat tersebut hadir Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Wakil Kepala BIN Teddy Lhaksmana, perwakilan Menko Polhukam dan perwakilan Jaksa Agung.

Dengar Ucapan & Harapan Anak Muzdalifah saat Melihat Fadel Islami Tidur di Pangkuan Ibunya

Foto Misterius Nia Ramadhani soal Tangan Memegang Rokok Terpecahkan, Perhatikan Tanda Panah

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved