Berita Pasuruan

Kurangi Kecelakaan di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu, PT KAI dan Dishub Pasuruan Lakukan Ini

Sebuah mobil pribadi yang diisi tiga orang ditabrak Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu.

Kurangi Kecelakaan di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu, PT KAI dan Dishub Pasuruan Lakukan Ini
surya.co.id/galih lintartika
Warga di sekitar perlintasan KA tanpa palang pintu di Beji menggelar acara tasyakuran agar tidak terjadi kecelakaan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Pasuruan membuat PT KAI Daop 8 Surabaya harus segera meresponnya.

Terbaru, perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu jurusan Banyuwangi - Surabaya, tepatnya di pintu masuk YonKav 8 Tank termasuk, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan kembali memakan korban, Senin (6/5/2019) malam.

Sebuah mobil pribadi yang diisi tiga orang ditabrak Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu.

Mobil yang ditabrak adalah Honda Mobilio Nopol W 1497 NX.

Mobil ini dikemudikan Romulus Frans Daniel (22) warga Dusun Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

PT KAI Daops 8 berencana untuk memasang rambu tambahan.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, Nur Setiawan Sidik menguraikan, pemberian rambu tambahan tersebut dilakukan dalam upaya pemberian rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang hendak melintas di perlintasan KA yang tak berpalang pintu.

Pemberian rambu tambahan itu akan dilakukan di perlintasan-perlintasan rel KA. Khususnya yang tidak berpalang pintu.

Seperti perlintasan KA di jalur Bangil-Sukorejo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved