Pemilu 2019

Hasil Real Count KPU, 4 Menteri Jokowi Gagal Lolos ke Senayan, Puan Maharani Mulus

Berdasarkan hasil perhitungan sementara real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), empat menteri Presiden Jokowi diprediksi gagal lolos ke Senayan.

Hasil Real Count KPU, 4 Menteri Jokowi Gagal Lolos ke Senayan, Puan Maharani Mulus
TRIBUNNEWS.COM
Puan Maharani 

SURYA.CO.ID -   Berdasarkan hasil perhitungan sementara real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), empat menteri Presiden Jokowi diprediksi gagal lolos ke Senayan.

Keempatnya adalah  Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara itu dua menteri lainnya, yakni Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly, mulus kembali melenggang ke Senayan.

Dari keempat menteri yang gagal ke Senayan tersebut, tiga diantaranya berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakni Hanif Dhakiri, Imam Nahrawi, serta Eko Putro Sandjojo.

Satu menteri lainnya Lukman Hakim Saifuddin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sekjen PPP Arsul Sani membenarkan bahwa partainya kemungkinan tidak mendapatkan kursi di daerah pemilihan Jawa Barat VI yang meliputi kota Depok dan Bekasi.

Hal itu diketahui berdasarkan hitungan sementara Komisi Pemilihan Umum di tingkat kecamatan dan kota.

"Saya belum tahu posisi terakhir, tapi sepertinya PPP tidak dapat kursi di dapil kota Bekasi, kota Depok," kata Arsul kepada Kompas.com (jaringan Surya.co.id), Selada (7/5/2019).

Wakil Sekjen PKB Ahmad Iman juga membenarkan bahwa tiga menteri dari partainya terancam tak lolos ke Senayan.

Penghitungan suara sementara ini menunjukkan suara Hanif Dhakiri (Dapil Jabar VI), Imam Nahrawi (Dapil DKI 1) dan Eko Putro Sandjojo (Dapil Bengkulu) masih belum memungkinkan untuk membawa mereka menjadi wakil rakyat.

Halaman
123
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved