Liputan Khusus

Berpeluang Melenggang ke Parlemen, Caleg Unggulan Sabar Mennggu Hasil Hitung Resmi KPU

Sejumlah caleg unggulan memang optimistis bakal melenggang ke gedung parlemen. Namun, mereka masih bersabar menunggu hasil hitung resmi KPU

Berpeluang Melenggang ke Parlemen, Caleg Unggulan Sabar Mennggu Hasil Hitung Resmi KPU
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
(Foto dok) Bambang DH (kedua dari kanan) dan Puti Guntur Soekarno (kedua dari kiri). Keduanya berpeluang lolos ke DPR RI. 

Adies Kadir menjelaskan, karena membidangi hukum maka ia banyak memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat Surabaya dan Sidoarjo. Misalnya, kasus besar seperti Pasar Turi dan kasus Sipoa.

Secara tidak langsung ia diuntungkan dengan membantu masyarakat menangani kasus-kasus yang sangat menonjol itu. Mereka berkomitmen memberikan suaranya untuk memilihnya, karena sudah dibantu dan ini memang akan menjadi tugasnya ke depan.

"Kalau saya terpilih tentunya akan menuntaskan tugas-tugas tersebut. Nah, jadi itulah yang menjadi beban, yang menjadi pemikiran saya, apakah saya sudah berbuat banyak. Tetapi sebagai seorang politisi tentunya saya juga harus bekerja," jelasnya.

Adies Kadir bekerja ekstra keras selama lebih dari 10 bulan terjun ke lapangan untuk menyaring aspirasi masyarakat Surabaya dan Sidoarjo. Ia pun rela bolak-balik Jakarta-Surabaya. Saat turun ke lapangan, ia betul-betul  mendengarkan aspirasi warga, memberikan program-program dan bantuan-bantuan terkait dengan apa yang diinginkan masyarakat.

"Mudah-mudahan perjuangan saya selama 10 bulan ini untuk lebih intens membantu dan menyalurkan aspirasi masyarakat Surabaya-Sidoarjo membuahkan hasil yang baik bagi saya pribadi dan juga bagi Partai Golkar," ungkapnya.

Adies mengakui ada perbedaan strategi yang ditetapkannya dibandingkan Pemilu 2014. Kalau dulu sebelum menjadi anggota DPR,  bebas dan tidak ada beban sebagai caleg pendatag. Kalau  saat ini ia tidak sebebas dulu, sehingga harus bisa memilah-milah kapan turun sebagai anggota DPR dan sebagai Adies Kadir pribadi.  (don/nen/can/yus).

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved