Liputan Khusus

Berpeluang Melenggang ke Parlemen, Caleg Unggulan Sabar Mennggu Hasil Hitung Resmi KPU

Sejumlah caleg unggulan memang optimistis bakal melenggang ke gedung parlemen. Namun, mereka masih bersabar menunggu hasil hitung resmi KPU

Berpeluang Melenggang ke Parlemen, Caleg Unggulan Sabar Mennggu Hasil Hitung Resmi KPU
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
(Foto dok) Bambang DH (kedua dari kanan) dan Puti Guntur Soekarno (kedua dari kiri). Keduanya berpeluang lolos ke DPR RI. 

"Apalagi sudah sekian tahun kita dapat tiga kursi dari Dapil Jatim I ini," kata Bambang DH.

Namun, Bambang DH belum mengetahui siapa tiga orang yang akan mengisi kursi dari PDIP dari Dapil Jatim I. Adapun tiga nama yang berpotensi besar mengisi tiga kursi itu, antara lain Bambang DH, Puti Guntur Soekarno, dan caleg petahana Indah Kurniawati.

Jika dilihat, nama Puti Guntur Soekarno berpeluang besar untuk mengisi kursi pertama dari PDIP.

"Saya tidak peduli terkait siapa yang akan mengisi kursi pertama, siapa yang kedua tidak masalah, ini patut disyukuri," kata Mantan Wali Kota Surabaya dua periode ini.

"Saya sendiri walaupun sudah disebut lolos belum berani bilang, karena sebagai struktur partai itu bicara harus berdasarkan data dan fakta, kalau bicara data dan fakta ya C1 patokannya," lanjutnya.

Sedangkan caleg petahana DPR RI dari Partai Golongan Karya (Golkar) nomor urut 1, Adies Kadir juga diprediksi melenggang lagi ke Senayan karena memperoleh suara yang cukup signifikan pada Pemilu 2019 di Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.

Adies Kadir yang masih aktif menjadi anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, seandainya dipercaya kembali oleh masyarakat Surabaya dan Sidoarjo untuk melanjutkan lima tahun ke depan, bakal bekerja lebih keras karena masih banyak keinginan-keinginan dari masyarakat yang belum direalisasikan.

"Tapi tetap kita menunggu hasil resmi dari KPU. Saya tidak berani mengatakan banyak, tapi kita harus menunggu hasil resmi dari KPU," ungkapnya saat ditemui di Posko Pemenangan Jl Kriskencanasari Timur XI/35, Surabaya.

Dia mengungkapkan, secara kebetulan ada beban pada pencalonannya periode kedua ini. Sebagai caleg petahana, tentu ada beban apakah selama lima tahun ini masyarakat sudah merasakan hasil kinerjanya yang menjadi wakil mereka di pusat. Apakah selama ini yang sudah diperbuatnya  membuat mereka senang untuk memilihnya kembali?

"Itulah yang selalu menjadi beban petahana.  Tidak tahu kalau yang lain, kalau saya merasa terbebani itu. Karena saya merasa memang yang sudah saya perbuat itu belum bisa maksimal," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved