Berita Madiun

Wali Kota Madiun Maidi Ingin Penjual Pentol yang Berjualan di Sekolah Punya ID Card

Dia mengatakan, saat ini terdapat paguyuban penjual pentol yang anggotanya kurang lebih sekitar 125 pedagang.

Wali Kota Madiun Maidi Ingin Penjual Pentol yang Berjualan di Sekolah Punya ID Card
surya.co.id/istimewa
Wali Kota Madiun, Maidi, sedang mengajar di SMA 1 Kota Madiun. 

SURYA.co.id | MADIUN - Pentol atau bakso tusuk yang banyak digemari masyarakat khususnya kalangan pelajar, menjadi perhatian Wali Kota Madiun yang baru saja dilantik, Maidi.

Mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun ingin pentol yang dijual para pedagang ke pelajar di sekolah di Kota Madiun, menggunakan bahan-bahan yang sehat, dan dimasak dengan higienis.

Dia mengatakan, saat ini terdapat paguyuban penjual pentol yang anggotanya kurang lebih sekitar 125 pedagang.

Ia mengaku telah meminta kepada Dinas Kesehatan, untuk memastikan jajanan berbahan dasar kanji ini sehat untuk dimakan pelajar di Kota Madiun.

"Saya sudah minta Dinas Kesehatan, tolong legalkan makanan ini menjadi makanan yang sehat. Nanti mereka akan kami kasih id card, nantinya pedagang akan dibagi berdasarkan zonasi, akan kami bagi tiap sekolah ada beberapa pedagang yang boleh berjualan di situ," kata Maidi, Senin (6/5/2019).

Ia menuturkan, nantinya para pedagang pentol akan dikumpulkan dan akan diberikan semacam pelatihan bagaimana mengolah makanan yang sehat dan higienis.

Nantinya, para pedagang pentol ini akan mendapat id card, atau tanda pengenal sebagai tanda bahwa pentol yang dijualnya sehat dan higienis.

"Sehingga akan membantu sekolah dan orangtua, mereka tidak perlu khawatir karena anak-anak mengonsumsi jajanan yang sehat," kata Maidi.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved