Berita Surabaya

Gubernur Khofifah Tanam 'Pohon Berkah' dan Ajak ASN Pemprov Jatim Infaq dan Sedekah Selama Ramadan

Gubernur Khofifah mengajak para Anggota Sipil Negara (ASN) untuk beramal sedekah dan infaq melalui 'Pohon Berkah'.

Gubernur Khofifah Tanam 'Pohon Berkah' dan Ajak ASN Pemprov Jatim Infaq dan Sedekah Selama Ramadan
Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggantungkan kertas infaq guna mengajak para ASN  beramal sedekah dan infaq melalui 'Pohon Berkah'. Fatimatuz zahroh/Surya.  

Lebih dari itu dikatakan mantan Menteri Sosial ini potensi zakat nasional itu ada sebanyak Rp 213 trilliun. Namun yang efektif hanya Rp 6 trilliun saja. Jadi masih jauh dari potensi zakat yang ada. Sehingga butuh ada pemaksimalan potensi zakat yang ada di Indonesia.

"Kalau potensi zakat ini maksimal maka barangkali nggak ada musolah yang tempat wudhunya nggak proper, program penangann kemiskinan akan maksimal dan akan ada ruang ruang yang baik untuk guru ngaji, program UKM lebih masif dan beasisiwa untuk keluarga kurang mampu juga bisa semakin diluaskan," tegasnya.

Karenanya nanti setelah minggu kedua bulan Ramadhan, pohon berkah ini juga akan dijadikan alat untuk menggerakkan ASN Pemprov Jawa Timur. Khofifah ingin dimulai dari ASN di lingkungan Pemprov Jawa Timur gerakan ini juga akan menyebar di lingkungan-lingkungan lain. 

"Saya harap ini akan jadi pengingat. Karena sejatinya iman ini kan naik turun. Kalau ada lihat Pohon Berkah ini agar lalu ingat untuk sedekah, untuk infaq," tegasnya. 

Sementara itu Ketua Baznas Jawa Timur Abdussalam Nawawi mengatakan dalam penyaluran infaq dan sedekah ASN Pemprov Jawa Timur ini difasilitasi dalam sejumlah kanal. Mulai nontunai, tunai, hingga melalui rekening bank. 

Ia optimistis bahwa gerakan Khofifah ini akan mampu menarik pundi pundi infaq untuk disalurkan pada yang membuthhkan.

"Kalau tahun lalu secara keseluruhan kita berhasil mengumpulkan Rp 9,3 miliar. Dari jumlah itu 34 persennya adalah dari Pemprov Jawa Timur," kata Abdussalam Nawawi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved