Berita Tulungagung

Emak-emak Penipu Petambak Gurami Tulungagung Kembali Dilaporkan Polisi, Korbannya Rugi Rp 57 Juta

Emak-emak penipu petambak gurami di Tulungagung kembali dilaporkan polisi. Kali ini dua korbannya rugi Rp 57 juta.

Emak-emak Penipu Petambak Gurami Tulungagung Kembali Dilaporkan Polisi, Korbannya Rugi Rp 57 Juta
pixabay
Ilustrasi perempuan diborgol 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Suprihatin (43), warga Desa Wajak Lor, Kecamatan Boyolangu sudah ditahan Kejaksaan Negeri Tulungagung, karena kasus penipuan.

Suprihatin berhasil memperdaya sejumlah petambak ikan gurami, dengan tidak melunasi pembayaran saat panen.

Namun kini Suprihatin terancam akan mendekam di penjara lebih lama lagi.

Sebab sejumlah petambak gurami lainya menyusul melaporkannya ke polisi.

Dua korban yang melapor terakhir adalah Mujiat (44) warga Desa Sanggrahan dan Gatot Ismanuri (38) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu.

“Kami sudah menerima dua laporan dari dua warga. Kami akan agendakan memeriksa terlapor,” terang Kapolsek Boyolangu AKP Pudji Widodo, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Bambang Kurniawan, Senin (6/5/2019).

Perbuatan Mulia DJ Ternama Adam Sky Sebelum Tewas Tanpa Busana di Hotel Bali, Ini Fakta Terbarunya

Detik-detik Remaja Lakukan Prosesi Wisuda di Rumah Sakit Viral, 2 Hari Kemudian Nasibnya Tragis

Mujiat hanya menerima pembayaran Rp 5.000.000.

Padahal total ikan yang dibeli Suprihatin sebesar 1.1225 kilogam, atau setara Rp 27 juta.

Sedangkan Gatot hanya menerima pembayaran Rp 10 juta.

Padahal ikan yang dibeli Suprihatin seberat 1.650 kilogram, atau setara Rp 30,45 juta.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved