Berita Surabaya

Gubernur Khofifah Jamin Stok BBM Selama Ramadan hingga Lebaran Aman, Begini Katanya

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjamin pasokan BBM di Jawa Timur selama bulan Ramadan hingga Lebaran aman

Gubernur Khofifah Jamin Stok BBM Selama Ramadan hingga Lebaran Aman, Begini Katanya
fatimatuz zahro/surya
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara Minggu (5/5/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur selama bulan Ramadan hingga Lebaran aman. Gubernur Khofifah meminta pada seluruh masyarakat untuk tidak panik.

"Ketersediaan BBM dalam posisi aman. Kami kemarin sudah rakor yang dipimpin oleh Bank Indonesia. Semua pasokan aman dan kita sedang berupaya menekan inflasi di 8 kabupaten kota," kata Gubernur Khofifah.

Berdasarkan data yang ada di Provinsi Jawa Timur total suplai BBM dirinci berdasarkan jenisnya. Untuk jenis premium di Jawa Timur tersedia suplai sebanyak 223.532 kilo liter.

Sedangkan untuk solar stoknya mencapai 196.924 kilo liter, lalu untuk biosolar ada sebanyak 8.606 kilo liter, untuk pertamax suplainya sebanyak 201.912 kilo liter dan untuk pertamax turbo sebanyak 4.776 kilo liter. Lalu untuk suplai BBM jenis dex sebesar 5.914 kilo liter.

Meski penggunaan BBM selama bulan puasa dan Lebaran dipresiksi ada kenaikan sebesar 5-15 persen dengan stok suplai tersebut dikatakan Khofifah untuk Jawa Timur masih aman dan dijamin tidak ada kelangkaan BBM.

Begitu juga dengan suplai gas elpiji. Berdasarkan data dari Pemprov Jawa Timur saat uni untuk suplai elpiji ada sebesar 119.200 matric ton dengan penyaluran per hari 3.820 hingga 4.340 matric ton.

"Karenanya kita tidak ingin masyarakat terjadi kepanikan lalu melakukan penimbunan. Insyaallah pasokan BBM juga tersedia aman hingga lebaran, maka jangan ada penimbunan," imbuh wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial kabinet kerja ini.

Lebih lanjut Pemprov Jawa Timur juga sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk memantau gudang-gudang guna memastikan tidak ada penimbunan di masyarakat.

Bahkan bukan hanya BBM melainkan juga bahan pokok yang lain seperti beras, gula dan minyak goreng.

Di sisi lain Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur Setiajit mengatakan untuk ketersediaan BBM di Jawa Timur di bulan puasa hingga lebaran sudah terkendali.

Dari data ketersedian suplai BBM tersebut diatas menurut Setiajit sudah termasuk antisipasi kenaikan kebutuhan rata-rata masyarakat Jawa Timur.

"Biasanya di bulan ramadhan hingga lebaran penggunaan BBM memang meningkat antara 5 hingga 15 persen. Untuk operasional kendaraan dan juga untuk memasak menggunakan elpiji. Ketersediaan Jawa Timur selama ramadhan dan idul fitri insyalllah siap sehingga apa yang diharapkan masyarakat bisa tersedia termasuk yang di kepulauan kami berharap tidak sampai terjadi kelangkaan," kata Setiajit.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved