Berita Ngawi

Pasca Pemilu, Ulama Ngawi Sepakat Rajut Kerukunan Warga

warga Kabupaten Ngawi dihimbau agar tidak mudah mempercayai kabar yang tidak jelas sumbernya terkait pengumuman hasil Pileg maupun Pilpres

Pasca Pemilu, Ulama Ngawi Sepakat Rajut Kerukunan Warga
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
KH Samsudin Mustakim, Ketua Takmir Masjid Agung Baiturrahman, Ngawi, meminta warga Ngawi tetap menjaga kerukunan dan bersabar menunggu hasil Pemilu dari lembaga resmi. 

SURYA.co.id | NGAWI - Ulama Kabupaten Ngawi mengajak seluruh warga agar tetap menjaga dan terus merajut kerukunan sesama warga Kabupaten Ngawi, yang sebelum dan sesudah Pemilu adem ayem dan lancar tanpa gangguan keamanan juga ketertiban.

"Sebelum Pemilu, masyarakat di Kabupaten Ngawi selalu hidup dalam suasana tentram dan aman, begitu pun pasca pelaksanaan pesta demokrasi itu kita perkuat bangunan persaudaraan demi bangsa dan negara Indonesia agar tetap utuh dan baik," kata Ketua Takmir Masjid Agung Baiturrahman Ngawi, KH Samsudin Mustakim kepada Surya.co.id, Sabtu (4/5/2019).

Ia menghimbau, warga masyarakat Kabupaten Ngawi agar tidak mudah mempercayai kabar yang tidak jelas sumbernya terkait pengumuman hasil Pileg maupun Pilpres.

"Kita harus bersabar, jangan mudah terpancing. Kita tunggu pengumuman hasil resmi Pileg dan Pileg dari KPU, Rabu (22/5/3019) mendatang," ujar Kiai Samsudin, yang juga Ketua dan Pembina Pembelajaran Baca Al Quran Kabupaten Ngawi ini.

Kiai Samsudin Mustakim juga mengajak warga masyarakat Kabupaten Ngawi menyerahkan semuanya kepada Allah SWT yang selalu membimbing, memberikan segalanya dengan memutuskan keputusan terbaik.

"Kesuksesan Pemilu di Ngawi itu tidak terlepas dari peran pelaksana KPU sebagai penyelenggara, Bawaslu sebagai pengawas dan unsur pengamanan yang dilakukan TNI/Polri, yaitu Polres Ngawi, Kodim 0805 dan Yon Armed 12 Kostrad Ngawi," kata Kiai Samsudin.

Menurut Kiai Samsudin, keberadaan TNI/Polri dan satuan lain mengamankan Pemilu tahun 2019 ini terbukti bisa selalu tanggap untuk mengeliminir potensi gangguan keamananan di wilayah Kabupaten Ngawi.

"Keikutsertaan satuan lain, selain TNI/Polri, seperti Yon Armed 12 Kostrad, terbukti berhasil mengamankan dan mengeliminir potensi gangguan keamanan yang terjadi, mulai menjelang hingga pasca pelaksanaan Pemilu, patut mendapatkan acungan jempol," kata Kiai Samsudin.

Kiai Samsudin tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada pelaksana Pemilu 2019, KPU, Bawaslu juga TNI/Polri, khususnya Polres Ngawi, yang menjalankan tugas dan kewajiban hingga pelaksanaan Pemilu berjalan lancar, aman.

"Sekali lagi kita tetap harus bersabar menunggu pengumuman resmi dari penyelenggara Pemilu 2019, meski angka hitung cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei memenangkan salah satu calon capres dan cawapres. Kita berharap, pemenang Pemilu adalah merupakan pilihan rakyat, yang bisa memimpin bangsa Indonesia," tandas Kiai Samsudin Mustakim.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved