Pilpres 2019

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ditawari Jadi Menteri Pertahanan Gantikan Ryamizard Ryacudu

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ternyata mengaku pernah diitawari menjadi Menteri Pertahanan era Presiden Jokowi.

SURYA.co.id - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ternyata mengaku pernah diitawari menjadi Menteri Pertahanan era Presiden Jokowi menggantikan Ryamizard Ryacudu.

Gatot Nurmantyo menceritakan tawaran itu saat menjadi narasumber di acara E-Talkshow tvOne, seperti yang ada di channel YouTube Talkshow TV One diunggah pada 3 Mei 2019.

Awalnya, pembawa acara,Wahyu Muryadi menyinggung pada detik-detik terakhir Gatot Nurmantyo menentukan sikap politiknya berpihak kepada pasangan Prabowo-Sandi dengan menghadiri pidato kebangsaan.

Disinggung masalah tersebut, Gatot Nurmantyo menjawab, "Saya datang ke sana kampanye enggak. Saya bicara kebangsaan loh itu," katanya.

BABAK BARU Kasus Pilot Lion Air Pukul Pengawai Hotel La Lisa Surabaya, Polisi Mulai Tahap Penyidikan

Pembawa acara lalu mengatakan, "Ndak, sampean kan mendukung 02 kan?". Gatot lalu menjawabnya, "Kok bisa tahu, wong di dalam bilik kok," katanya sembari tertawa.

"Kayaknya pengen jadi menteri, kayaknya. Pengen jadi menteri enggak mas?" tanya pembawa acara.

Mendapat pertanyaan itu, Gatot Nurmantyo lalu menceritakan, bawah dirinya pernah ditawari menjadi menteri pertahanan era Presiden Jokowi menggantikan Ryamizard Ryacudu. 

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebelum rapat kerja bersama Komisi I DPR, Senin (6/2/2017)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebelum rapat kerja bersama Komisi I DPR, Senin (6/2/2017) (KOMPAS.com/Nabilla Tashandra)

"Waktu itu sebelum lebaran, sebelum puasa," katanya.

"Saya nolak. Saya bilang, tidak ada satu pun panglima TNI tidak ingin menjadi menteri pertahanan. Tapi sisa waktu saya di Panglima TNI ingin menularkan tentang moral dan etika," ujar Gatot.

"Mengapa saya menolak, karena di media seolah-olah saya bermusuhan dengan menteri pertahanan," ungkapnya. 

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved