Berita Surabaya

Pelajar SD di Surabaya Akan Wakili Indonesia di Kontes Robot Internasional di Jepang

Dua pelajar SD Al Falah Surabaya bakal menjadi wakil Indonesia dalam kontes robot internasional yang bakal digelar di Jepang.

Pelajar SD di Surabaya Akan Wakili Indonesia di Kontes Robot Internasional di Jepang
ist
Hernawan Santosa dan Irsya Fawwaz Brahmantyo, Siswa kelas VI dan kelas III SD Al Falah Surabaya menyabet juara 1 dalam kompetisi robot tingkat nasional. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hernawan Santosa dan Irsya Fawwaz Brahmantyo, Siswa kelas VI dan kelas III SD Al Falah Surabaya menyabet juara 1 dalam kompetisi robot tingkat nasional. 

Hernawan Santoso dan Irsya itu juara di nomor Line Maze Primary untuk tingkat sekolah SD/MI dalam ajang Robofest Indonesia Open 2019 di Surabaya.

Tim ini menyingkirkan 30 lebih peserta dari seluruh Indonesia. 

Karena keberhasilan ini, mereka berdua akan mewakili Indonesia di kompetisi robot tingkat dunia.

"Sejak awal kalau nomor Line Maze ini, saya yakin bisa. Saya biasa memprogram robot seperti ini," ucap Osa, sapaan akrab Hernawan Santoso, Jumat (3/5/2019).

Tim Osa ini berhasil menuntaskan misi atas robot yang mereka bikin sendiri. Yakni robot yang mengenakan sensor dan program sehingga mampun menjalankan misi melintasi garis yang ditetapkan. 

Keduanya dinilai sudah terlatih dalam mekanikal robot dan programming robot. Robot bikinan Osa dan Irsya mampu menjalankan misi memindahkan objek ke tujuan tanpa bantuan remote kontrol dan membiarkan robot bekerja sendiri sesuai Program. 

Osa dan Irsya tampil sebagiai juara I sehingga berhak mewakili Indonesia ke lomba robot internasional di Jepang Agustus 2019. Dalam Robofest 2019 itu, selain tingkat SD juga digelar kompetisi tingkat SMP dan SMA. Kompetisi nasional ini digelar di Lenmarc Mall Surabaya 29 April - 2 Mei 2019.

Osa yang sudah mengenal robot sejak kelas 1 SD ini makin menyukai dunia robotika setelah kerap menjuarai kejuaraan robot. Selain ekstrakurikuler di sekolah, dia juga privat latihan robotika. 

Ibunda Osa, Nani Fitrini menuturkan bahwa putranya selalu betah berlama-lama otak Atik robot melalui laptop.

"Dia juga senang dengan pelatih robot yang membimbingnya," kata Nani.

Osa terinspirasi kakaknya yang juga jago robot. Dengan kemampuannya memprogram sistem dalam robot, Osa kerapkali menjuarai setiap kontes dan kompetisi robot. Baik nasional maupun internasional. 

Sebelumnya Osa juga pernah juara lomba robot dunia di Kuala Lumpur Malaysia. Dengan bekal kemampuannya memprogram robot sendiri, Osa sudah biasa membikin robot

"Sebagai orangtua saya terus dukung. Kami ikutkan ekstrakurikuler robotika hingga saya les khusus robotika. Tapi anaknya memang suka, sehingga dia menikmati," ucap Nani. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved