Berita Pasuruan

Gonjang-Ganjing Mutasi Pejabat, Begini Komentar PKS Kota Pasuruan

"Harusnya mutasi pejabat dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan secara definitif bukan Plt," kata Ketua FPKS Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto

Gonjang-Ganjing Mutasi Pejabat, Begini Komentar PKS Kota Pasuruan
surya/galih lintartika
Suasana pengambilan sumpah atas mutasi yang dilakukannya di lingkungan Pemkot Pasuruan untuk pejabat eselon III dan IV. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Ismu Hardiyanto, DPRD Kota Pasuruan ikut mengomentari langkah Plt Wali Kota Raharto Teno Prasetyo yang memutasi 147 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan.

Ismu mengatakan mutasi yang dilakukan Teno ini sangat gegabah sekali dan akan menjadi persoalan besar ke depannya. Ia melihat, dalam proses mutasi ini, Teno sebagai pejabat daerah kurang menimbang kapasitas kewenangan dan terkesan tergesa-gesa.

"Harusnya mutasi pejabat dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan secara definitif bukan Plt. Ini kan statusnya masih Plt belum definitif," kata Ismu, saat ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kota Pasuruan.

FPG Tuding Mutasi Pejabat oleh Plt Wali Kota Pasuruan Cacat Hukum, Begini Penjelasannya

Wali Kota Pasuruan Jawab Tudingan Mutasi Pejabat Cacat Hukum, Ini Penjelasannya

Ia menangkap sinyal yang sangat kuat kesan tergesa-gesa mutasi yang dilakukan ini.

"Apa salahnya menunggu setelah proses hukum pengadilan (Wali Kota Setiyono) incraht (berkekuatan hukum tetap). Kewenangannya belum sampai sejauh sana," sambungnya.

Ia juga menangkap sinyal bahwa banyak ketidaksesuaian proses mutasi pejabat ini.

Menurutnya, banyak terjadi di organisasi perangkat daerah yang posisinya tidak sesuai antara kapasitas latar belakang pejabat dengan posisi yang didudukinya.

"Contohnya, mutasi di Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, Dinas Kominfo. Mutasi pejabat tidak penting dilakukan saat ini dan harus dibatalkan. Ada hal lain yang lebih prioritas dan lebih baik dipikirkan segera ketimbang harus memutasi pejabat," jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved