Berita Mojokerto

Tanggapan Wakil Bupati Mojokerto terkait Warga Dawar Blandong Sering Mendapat Banjir Kiriman

Wakil Bupati Mojokerto Aji Pungkasiadi menanggapi banjir yang selalu terjadi di Desa Banyulegi, Dusun Balong Desa, Kecamatan Dawar Blandong.

Tanggapan Wakil Bupati Mojokerto terkait Warga Dawar Blandong Sering Mendapat Banjir Kiriman
foto: febrianto ramadani
Wakil Bupati Mojokerto Aji Pungkasiadi saat meninjau dapur umum bencana banjir Kali Lamong di Mojokerto. 

 SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Bupati Mojokerto Aji Pungkasiadi menanggapi banjir yang selalu terjadi di Desa Banyulegi, Dusun Balong Desa, Kecamatan Dawar Blandong, Mojokerto, Jawa Timur.

Terkait banjir kiriman tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Solo.

"Kami akan koordinasikan dan besok akan rapat bersama dengan pihak pihak yang terkait dengan Kali Lamong. Gubernur Jawa Timur, Bu Khofifah juga akan melihat kondisi Kali Lamong." kata Aji Pungkasiadi di lokasi banjir, Rabu sore (1/5/2019).

Wabup Pungkasiadi berharap dukungan dari berbagai pihak supaya masyarakat Dawar tidak akan menjadi langganan aliran air  Kali Lamong.

"Semuanya ikut memberikan dukungan kepada masyarakat Dawar agar bisa terselesaikan dengan tuntas. Bencana yang terjadi di Dawar menjadi prioritas kami dan akan kami lakukan komunikasi secara berkelanjutan dengan BWS. Penanganan Kali Lamong harus terselesaikan mulai dari hilir ke hulu," ujarnya.

Selain itu, Aji juga menjamin ketersedian fasilitas yang ada di lokasi bencana banjir seperti dapur umum, obat obatan, serta makanan siap saji yang diberikan kepada korban banjir.

Empat desa  terendam banjir Kali Lamong, rinciannya 25 rumah dari Dusun Balong Desa Banyulegi, 20 rumah Dusun Klanting Desa Pulorejo, 12 rumah Dusun Ngarus Desa Banyulegi dan 30 rumah Dusun Brak Desa Talun Blandong. (febrianto ramadani)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved