Berita Malang Raya

Redakan Ketegangan Dengan Sopir Angkot, Kota Malang Butuh Halte Khusus Bus Sekolah

Para pengemudi bus sekolah di Kota Malang meminta Pemkot menyediakan halte khusus agar mereka tak lagi bersitegang dengan sopir-sopir angkot.

Redakan Ketegangan Dengan Sopir Angkot, Kota Malang Butuh Halte Khusus Bus Sekolah
surya/adrianus adhi
ilustrasi bus sekolah di Kota Malang. 

“Tidak banyak waktu untuk berhenti karena mengejar waktu. Kalau ada yang telat, ya terpaksa kami tinggal,” ujarnya.

Setelah mengantar para pelajar, Yulianto berhenti dan kembali beroperasi pada pukul 15.00 wib ketika sudah banyak pelajar yang pulang sekolah.

Pada saat seperti ini, di bulan April dan Mei, tidak banyak murid yang naik bus. Yulianto mengatakan, biasanya penumpan banyak saat penerimaan siswa baru atau tahun ajaran baru.

“Kalau saat ini, banyak pelajar SMK yang magang sehingga tidak naik bis. Kalau ajaran baru itu baru ramai,” jelasnya.

Nur Ardina seorang pelajar dari SMA 1 Malang mengaku lebih memilih naik transportasi online daripada bus sekolah. Masalahnya adalah waktu.

Dikatakan Nur, ia terakhir kali naik bus sekolah saat masihi SMP. Saat ini dirinya sudah duduk di kelas  8 atau 2 SMA.

“Sebetulnya suasananya nyaman. Hanya saja waktunya sering terlambat,” katanya.

Saat SMP itu pun Nur hanya naik bus saat pulang sekolah. Bukan saat berangkat. Namun sebetulnya Nur juga ingin bisa menikmati bus sekolah asal waktu tempuhnya akurat sehingga ia tidak telat masuk kelas. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved