Berita Lamongan

H-5 Ramadan 2019, Harga Kebutuhan Pokok di Lamongan Mulai Merangkak Naik. Ini Kata Disperindag

Menjelang bulan suci Ramadan 1440 H, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Lamongan mulai ada kenaikan

H-5 Ramadan 2019, Harga Kebutuhan Pokok di Lamongan Mulai Merangkak Naik. Ini Kata Disperindag
istimewa
Pedagang pracangan di Pasar Sidoharjo Lamongan yang mulai merasakan kenaikan kebutuhan pokok menjelang Ramadan 2019, Rabu (01/05/2019) 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Menjelang bulan suci Ramadan 1440 H, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Lamongan mulai ada kenaikan, kendati kenaikan itu masih dinilai normal.

"Kenaikan jelas ada, namun kenaikan tersebut tidak signifikan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Muhammad Zamroni pada Surya.co.id, Rabu (01/05/2019).

Kalaupun ada kenaikan, menurut Zamroni masih wajar dan terjangkau. Bahkan, stok kebutuhan pokok di Lamongan juga terpantau aman alias mencukupi.

Harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya berlaku pada harga cabai keriting dari Rp 28 ribu menjadi Rp 35 ribu, bawang putih naik sebesar Rp 42 ribu menjadi Rp 43 ribu.

Beberapa kebutuhan pokok lainnya yang mengalami kenaikan diantaranya adalah jenis sayuran, daging ayam dan telur dengan kenaikan bervariasi antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000.

Harga kebutuhan itu berlaku di sejumlah pasar tradisional yang ada di Lamongan di antaranya, Pasar Mantup, Sidoharjo, Pasar Sukodadi, Sekaran, Pasar Babat dan Pasar Blimbing.

Zamroni memastikan, hingga sepekan menjelang Ramadan ini harga-harga masih terpantau stabil.

Kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditi, yang lebih dikarenakan pengaruh cuaca dan pasokan.

Ada cara pengereman untuk mengantisipasi agar harga-harga tetap stabil, Zamroni mengatakan, kalau pihaknya akan mengajak Bulog untuk segera menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

"Beberapa hari ke depan kita akan segera menggelar operasi pasar dengan menjual sejumlah kebutuhan pokok dengan harga standar, seperti sembako, beras, terigu, minyak," ungkapnya.

Terkait harga bawang putih yang tembus Rp 43 ribu perkilo, Zamroni juga mengaku akan segera menggelar operasi pasar khusus bawang untuk menstabilkan harga bawang putih ke harga Rp 32 ribu perkilo.

"Kalau untuk bawang putih impor, hingga kini kami belum menemukan peredarannya di Lamongan," kata Zamroni.

Selain akan menggelar operasi pasar, Disperindag Lamongan juga akan segera menggelar pasar murah dengan sasaran warga Lamongan.

"Pasar murah rencananya akan kami gelar beberapa kali di dari sebelum Ramadan hingga menjelang Idul Fitri," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved