Berita Magetan

Pemicu Jalan Akses Telaga Sarangan Magetan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Jalan alternatif Sarangan, Cemorosewu, Plaosan, Magetan, rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Pemicu Jalan Akses Telaga Sarangan Magetan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
surya.co.id/doni prasetyo
Stock lampu penerangan jalan umum (PJU) jenis LED di gudang Bidang PJU DPUPR Magetan menumpuk, Selasa (30/4/2019). 

SURYA.co.id | MAGETAN -  Jalan alternatif Sarangan, Cemorosewu, Plaosan, Magetan, Jawa Timur hingga perbatasan Cemorokandang, Karanganyar Jawa Tengah, rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

Pasalnya, fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) banyak yang mati, sehingga jalan di lereng Gunung Lawu itu gelap.

"Saya sudah sampaikan kepada instansi terkait, agar PJU disepanjang jalan, mulai Ngerong, Desa Dadi, Plaosan sampai perbatasan Cemorosewu, Ngancar, Plaosan, dengan Cemorokandang, Karanganyar, Jawa Tengah segera dibenahi. Ini menjalan arus mudik dan balik Lebaran," kata Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himmawan kepada Surya.co.id, Selasa (30/4/2019).

Tidak hanya dibenahi, lanjut Himmawan, titik - titik rawan, seperti tikungan Mojosemi, atas Mojosemi Park ditambah PJU baru, kalau perlu sebelum dan sesudah masuk tikungan tajam itu.

Himawan menambahkan rawan di tikungan Mojosemi ada beberapa titik PJU mati , mulai lampu bertenaga solar cell, lampu antikabut SON-T (mercuri) dan lampun LED.

"Saya pernah tanya baru akan dibenahi Juni 2019 mendatang, jadi waktu padat arus mudik dan balik, kondisi jalan itu masih gelap," kata tambahnya.

Dikatakan AKP Himmawan, permintaan perbaikan dan penambahan fasilitas PJU di kawasan wisata dan jalur alternatif Jawa Timur dengan Jawa Tengah itu sudah dilakukan  tiga kali, dan terakhir disepakati Dinas Perhubungan, DPU PR Kabupaten Magetan Magetan, Pemprov dan PLN akan direalisasikan Juni 2019.

Kepala Bidang PJU DPU PR Kabupaten Magetan Suroto, menyebutkan jalan yang dimasud adalah jalan pemprov.

Tetapi, karena masuk wilayah Kabupaten Magetan, pihaknya menambah sejumlah lampu LED hemat listrik dan lampu SON-T untuk titik-titik yang berkabut tebal, atau khusus. Sedang lampu yang bertenaga solar cell (matahari) milik Pemprov, termasuk  pemeliharaannya.

Tapi, lanjut Suroto, untuk pemeliharaan PJU milik Pemprov bukan kewenangan DPU PR Kabupaten Magetan, sudah dilimpahkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan.

"Kita hanya bertanggungjawab pada PJU milik DPU PT Magetan, mulai Jalan Pahlawan, kota Magetan sampai Cemorosewu, sebanyak 361 titik PJU, dengan 90 persen lampu LED dan 10 persen lampu SON -T atau mercuri, dengan mendapat anggaran PJU untuk pemeliharaan, include pemasangan jaringan baru sebesar Rp 1, 6 miliar setahun,"jelas Suroto.

Sedang Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan Sungkono, bahwa pemeliharaan PJU milik Pemprov yang mayoritas menggunakan lampu solar cell (tenaga matahari) itu diinstansinya.

"Rencana besuk PJU Pemprov itu dilimpahkan ke Dishub, termasuk tenaga pemeliharaan, tapi sekarang ini pelimpahannya masih di DPU PR Kabupaten Magetan. Ini surat perintah dari Pemprov ada," tandas Sungkono. 

Penulis - Doni Prasetyo.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved