Berita Gresik

Pedagang Pasar Baru Gresik Ribut Rebutan Stan, Ini Pemicunya

Pedagang Pasar Baru Gresik ramai akibat rebutan stan pasar usai muncul putusan PN Gresik

Pedagang Pasar Baru Gresik Ribut Rebutan Stan, Ini Pemicunya
surya/sugiyono
Pedagang Pasar Baru Gresik ribut akibat rebutan stan pasar. Polisi ikut berjaga-jaga untuk mengamankan agar tidak saling bentrok antarpedagang, Selasa (30/4/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pedagang Pasar Baru Gresik ramai akibat rebutan stan pasar. Keributan itu setelah putusan Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang memutus prematur gugatan seorang pedagang.

Keributan pedagang itu berawal dari putusan PN Gresik atas gugatan perdata seorang pedagang pasar yaitu Kamisih. Gugatan itu dilakukan karena ada dugaan pemotongan stan pasar, sehingga digugat untuk mengembalikan stan pasar tersebut.

Dalam putusan itu, hakim PN Gresik memutuskan prematur atas gugatan Kamisih. Putusan tersebut karena surat izin menempati (SIM) Pasar Baru Gresik belum dikeluarkan oleh Pemkab Gresik.

"Hakim memutuskan bahwa gugatan Kamisih diputus prematur. Sebab, dari bangunan baru pasar Gresik belum dikeluarkan surat izin menempati (SIM) untuk pedagang, sehingga berlaku SIM yang lama," kata Sadad, kuasa hukum Kamisih, Selasa (30/4/2019).

Dari putusan tersebut, 26 pedagang yang stannya dipotong pemerintah, langsung merebut kepada pedagang lain yang telah menempati stan.

Selama proses pengosongan stan tersebut membuat suasana pasar menjadi ramai dan ada saling adu mulut.

Bahkan, seorang pedagang yang tidak mau mengosongkan stan pasar diamankan ke Polres Gresik, sebab mengancam akan membawa senjata tajam untuk melawan.

"Tadi ada seorang pedagang yang diamankan ke Polres Gresik karena diduga mengancam akan membawa senjata tajam," kata Edy, Ketua Paguyuban Pasar Baru Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved