Berita Magetan

Konvoi Kelulusan Ratusan Siswa SMA sempat Kagetkan Polisi Magetan, ini Alasannya 

Konvoi kelulusan ratusan siswa SMA dengan baju dicorat coret cat semprot dengan motor knalpot terbuka sempat kagetkan polisi Magetan.

Konvoi Kelulusan Ratusan Siswa SMA sempat Kagetkan Polisi Magetan, ini Alasannya 
surya.co.id/doni prasetyo
Ratusan siswa konvoi masuk wilayah kota Magetan dan Taman Wisata Sarangan, Magetan. Peserta konvoi itu diduga siswa SMA Madiun, Senin (29/4/2019). 

SURYA.co.id | MAGETAN -  Konvosi kelulusan ratusan siswa SMA dengan baju dicorat coret cat semprot dengan motor knalpot terbuka sempat kagetkan polisi Magetan, Senin (29/4/2019). Mereka lalu beramai-ramai konvoi keliling kota Magetan.

Tentu saja Polisi pontang panting berusaha mengamankan peserta konvoi dan pengguna jalan lain, yang kebetulan dilalui mereka.

"Kaget juga tiba-tiba melihat ada konvoi siswa SMA, padahal polisi belum memperoleh pemberitahuandari Pemkab Magetan, begitu juga Kapolsek Magetan,"kata Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himawan, Senin (29/4/2019).

Dikatakan AKP Himawan, kalau ada pemberitahuan Polisi bisa mengawal agar peserta konvoi bisa tertib, dan tidak melanggar lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.

"Kalau Pemkab Magetan mau memberikan pemberitahuan, kami bisa antisipasi dan menjaga wilayah perbatasan. Ini tidak ada pemberitahuan, jadi kasihan anggota kota pontang panting mengamankan peserta dan masyarakat pengguna jalan lain,"jelas AKP Himmawan.

Peserta konvoi, lanjut Himmawan, yang mengendarai kendaraan yang mencopot kelengkapan kendaraannya. Akan dikenakan sanksi, dan tindakan itu mulai dari pelanggaran ringan sampai berat.

"Ada pelanggaran yang sifatnya masih bisa ditoleransi, kita peringatkan dan kita minta dilengkapi kendaraannya dan surat surat kendaraan. Sanksi sedang dan berat, orangtuanya atau gurunya kita panggil, kalau menyerah kit kembalikan,"kata Himmawan.

 Informasinya pengumuman kelulusan SMA dilakukan pada Mei 2019. 

Menurut Himmawan, kebanyakan pelajar yang konvoi, mengaku datang dari Kabupaten Madiun. Sedang anak- anak dari wilayah Kabupaten Magetan hampir tidak ada.

"Rata- rata peserta konvoi siswa SMA, itu datang dari Madiun, mereka kami halau agar lewat ring road wilayah Kota Madiun. Dengan kembalinya peserta konvoi itu, pengguna jalan lain tidak was was lagi," tandas AKP Himawan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved