Berita Nasional

Harga Tiket Penerbangan Rute Domestik Mahal, Ini Saran Arief Yahya untuk Kementrian Perhubungan

Harga tiket penerbangan rute domestik masih mahal, ini saran Menteri Pariwisata untuk Kementrian Perhubungan

Harga Tiket Penerbangan Rute Domestik Mahal, Ini Saran Arief Yahya untuk Kementrian Perhubungan
pixabay
Ilustrasi penumpang pesawat 

SURYA.co.id | JAKARTA - Tingginya harga tiket pesawat rute domestik berdampak negatif bagi industri pariwisata nasional.

Hal ini diungkapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Arief Yahya mengetahui itu dari keluhan-keluhan yang disampaikan para pelaku industri pariwisata.

Menpar pun mengusulkan kepada pihak Kementerian Perhubungan untuk mengkaji kembali tarif batas atas tiket pesawat domestik.

“Belum ada pembicaraan secara khusus, tetapi masukan dari teman-teman industri seperti itu. Tadi kan saya ngobrol juga dengan teman-teman industri, dengan para pelaku, kalau tetap tidak mau turun, lihatlah pasal-pasal bagaimana menentukan tarif batas atas. Kemungkinan besar Kemenhub memiliki hak untuk mengatur itu karena ada perinsip juga mengenai kepatutan dan kelaziman. Ada tertulis, kelaziman begitu,” ujar Menpar , Senin (29/4/2019).

Menurutnya, harga tiket pesawat saat ini memang tak melampaui tarif batas atas tiket pesawat.

Namun kenaikan harga yang signifikan dan terkesan mendadak cukup menyulitkan industri pariwisata.

“Rekan-rekan airlines ada yang bilang begini, dia tidak melampaui tarif batas atas, itu pasti. Kalau begitu melampaui pasti akan dihukum. Tapi ada yang namanya kelaziman, kepatutan. Patut enggak sih orang menaikkan harga 100 persen? Dalam praktiknya tidak patut naik 100 persen. Yang bagus adalah rekan-rekan maskapai Anda turunkan (harga tiket pesawat), tapi kalau tidak turun juga, saya minta ke Kemenhub untuk menurunkan batas atas ini agar azas kepatutan ini masih oke,” paparnya.

Menpar menambahkan, sejauh ini Kemenhub telah menaikkan tarif batas bawah tiket pesawat yang bertujuan melepaskan maskapai penerbangan dari potensi kerugian.

Ia mengatakan, dengan penurunan tarif batas atas ini maka akan menciptakan keadilan bagi konsumen.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved