Berita Ekonomi Bisnis

Gandeng Pesantren, Industri Kelapa di Bangkalan Madura Optimistis Tembus Pasar Ekspor

Sejahtera Initiatives cukup optimistis rencana pendirian industri kelapa di Bangkalan Madura dapat menembus pasar ekspor.

Gandeng Pesantren, Industri Kelapa di Bangkalan Madura Optimistis Tembus Pasar Ekspor
surya.co.id/bobby constantine koloway
Sejahtera Initiatives menggelar pertemuan dengan sejumlah pesantren dan para eksportir di Varna Culture Hotel Senin (29/4/2019). Acara ini juga dihadiri Dirjen Pemberdayaan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa, Samsul Widodo dan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementrian Sosial, Andi ZA Zulung. 

Pihaknya juga akan menggandeng pondok pesantren yang telah lebih dahulu mengembangkan industri serupa. Yakni, ponpes Wirausaha Al- Ihya, Pandeglang.

"Saat ini, ponpes itu sudah mengembangkan pabrik pengolahan santan kelapa dan tepung kelapa. Bahkan 80 persen produk pesantren ini di ekspor ke sejumlah negara," ungkapnya.

Pun demikian dengan pabrik pengolahan kopi di Bondowoso. Industri yang telah eksis selama setahun tersebut, rencananya akan menggandeng pondok pesantren.

"Prospeknya cukup besar. Dari lahan sebesar 16 ribu hektar, bisa dimaksimalkan mencapai 25 ribu hektar," ungkapnya.

"Hal ini bisa menjawab kebutuhan ekspor ke Eropa. Di Finlandia saja, kebutuhan kopi mencapai 6,7 juta ton. Sementara kita masih ekspor 600 ribu ton," imbuhnya.

Untuk diketahui, Sejahtera Initiatives menggelar pertemuan dengan sejumlah pesantren dengan para eksportir. "Acara ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian pesantren." kata Eko Ernanda, Ketua Sejahtera Initiative kepada Surya.co.id di Surabaya, Selasa (30/4/2019).

Berlangsung di Varna Culture Hotel Senin (29/4/2019), acara bertajuk Forum Group Discussion (FGD) ini dihadiri langsung oleh Dirjen Pemberdayaan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa, Samsul Widodo dan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementrian Sosial, Andi ZA Zulung. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan, dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sejumlah rencana jangka panjang pun diinisiasi pada pertemuan kali ini. Di antaranya, inisiasi pendirian pabrik tepung kelapa di salah satu pesantren di Bangkalan, Madura.

Sedangkan di Bondowoso, kedepan akan didirikan Pabrik pengolahan kopi kualitas ekspor. Kedua program ini melibatkan pesantren untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved