Berita Regional

Bupati Talaud Ditangkap KPK, Pernah Serukan Kibarkan Bendera Filipina hingga Dinonaktifkan Mendagri

Sosok Bupati Talaud yang Ditangkap KPK penuh dengan kontroversi. Pernah Serukan Kibarkan Bendera Filipina & Dinonaktifkan Mendagri

Bupati Talaud Ditangkap KPK, Pernah Serukan Kibarkan Bendera Filipina hingga Dinonaktifkan Mendagri
Instagram
Bupati Talaud Ditangkap KPK, Pernah Serukan Kibarkan Bendera Filipina hingga Dinonaktifkan Mendagri 

SURYA.CO.ID - Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantornya pada Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 11.20 Wita.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menduga Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip menerima hadiah barang senilai ratusan juta rupa. 

Ada beberapa bentuk barang sebagai hadiah yang diduga telah diberikan kepada Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip. Di antaranya, tas, jam dan perhiasan berlian.

Dikutip dari Tribun Manado, Selasa (30/4/2019), saat berita ini diunggah, Bupati Talaud Sri Wahyumi yang Ketua DPC Hanura Talaud ini sudah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 13.00 Wita.

Dia bersama petugas KPK dikabarkan sedang menunggu penerbangan ke Jakarta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Talaud, Adolof Binilang saat dikonfirmasi wartawan mengaku kaget adanya penangkapan tersebut.

Dia mengaku tak tahu proses penangkapan karena sedang melaksanakan rapat.

"Saya hanya dengar bahwa tadi ada (KPK), tapi persis seperti apa saya tak lihat. (saya) tidak tahu karena tiba-tiba. Saya sedang rapat tadi," katanya kepada sejumlah wartawan.

Katanya saat mendengar informasi penangkapan dia langsung keluar. "Kita masih menunggu informasi ini, kabag hukum (mengurus)," katanya.

Dia memastikan roda pemerintahan akan berjalan dengan baik kedati ada penangkapan Bupati Talaud.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved